AKADEMIKPENDIDIKAN

Kementrans Lepas 125 Peserta Tim Ekspedisi Patriot Unhas 2026, Fokus Bangun Papua

DISTORI.ID – Kementerian Transmigrasi (Kementrans) secara resmi melepas 125 peserta Tim Ekspedisi Patriot (TEP) 2026 Universitas Hasanuddin (Unhas) di Balai Kartini, Jakarta, Kamis (30/7).

Pelepasan dilakukan langsung oleh Menteri Transmigrasi M. Iftitah Sulaiman Suryanagara melalui penyerahan bendera Merah Putih kepada salah seorang peserta sebagai simbol dimulainya penugasan.

Sebanyak 125 peserta tersebut terbagi dalam 25 tim yang akan menjalankan riset dan pendampingan di sejumlah kawasan transmigrasi.

Sebanyak 20 tim ditempatkan di kawasan Weri-Saharey, Kabupaten Fakfak, Papua Barat, sementara masing-masing satu tim akan bertugas di Kabupaten Muna, Kolaka, Konawe, Luwu Timur, dan Sidenreng Rappang. Program ini dijadwalkan berlangsung hingga Desember 2026.

Dalam sambutannya, Menteri Transmigrasi M. Iftitah Sulaiman Suryanagara mengatakan Tim Ekspedisi Patriot 2026 diharapkan mampu mendukung pemerataan pembangunan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat di kawasan transmigrasi.

Menurutnya, keberhasilan pembangunan tersebut sangat bergantung pada peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pemberdayaan masyarakat dan pengembangan wilayah transmigrasi.

Khusus di Papua, pemerintah menerjunkan sekitar 1.200 peserta Tim Ekspedisi Patriot 2026 yang akan bertugas di 10 kawasan transmigrasi.

“Fokus pembangunan di wilayah Papua sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto untuk menyejahterakan masyarakat Papua,” ujar Iftitah.

Dari pihak Universitas Hasanuddin, acara pelepasan dihadiri Wakil Ketua Bidang Pengabdian kepada Masyarakat LPPM Unhas Prof. Muh Arsyad, SP, Ketua PIC TEP 2026 Unhas Abdullah Sanusi, MBA., Ph.D., beserta jajaran pengelola Program TEP Unhas.

Abdullah Sanusi menjelaskan bahwa Tim Ekspedisi Patriot merupakan bagian dari Program Patriot Transmigrasi yang dirancang untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, dan masyarakat dalam pengembangan kawasan transmigrasi.

Menurutnya, para peserta berasal dari berbagai disiplin ilmu dan akan mengimplementasikan kompetensi yang dimiliki melalui penelitian, kajian, inovasi, serta pendampingan masyarakat sesuai dengan kebutuhan di lokasi penugasan.

Ia juga menyampaikan harapan Rektor Universitas Hasanuddin, Prof. Jamaluddin Jompa, agar seluruh tim mampu menjalankan tugas secara optimal sehingga hasil kegiatan tidak berhenti pada penelitian semata, tetapi dapat ditindaklanjuti oleh Unhas melalui program-program berkelanjutan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya di Papua.

Sebelum diterjunkan ke daerah penugasan, peserta TEP Unhas 2026 mengikuti pembekalan selama empat hari di Bogor bersama 1.476 peserta lainnya.

Secara keseluruhan terdapat 246 tim yang akan bertugas di 53 kawasan transmigrasi di berbagai wilayah Indonesia.

Selama pembekalan, peserta memperoleh materi dari berbagai kementerian teknis yang berkaitan dengan penyelenggaraan program transmigrasi serta pemerintah daerah yang menjadi lokasi penugasan.

Setelah itu, seluruh peserta mengikuti pembekalan lanjutan dan persiapan pelepasan selama dua hari di Balai Kartini, Jakarta.

Kegiatan tersebut menghadirkan sejumlah tokoh nasional sebagai narasumber, di antaranya Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono, Menteri PPN/Kepala Bappenas Prof. Rachmat Pambudy, Kepala BRIN Prof. Arif Satria, serta sejumlah gubernur dari berbagai provinsi di Indonesia. []

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Back to top button