AKADEMIKPENDIDIKAN

104 Peserta Ikuti Seleksi Masuk Kedokteran UIN Ar-Raniry

DISTORI.ID – Sebanyak 104 calon mahasiswa mengikuti seleksi masuk Program Studi Kedokteran UIN Ar-Raniry Banda Aceh melalui Jalur Mandiri, Senin (14/9/2026).

Seleksi ini menjadi tahapan awal penerimaan mahasiswa perdana Fakultas Kedokteran UIN Ar-Raniry untuk tahun akademik 2026/2027.

Secara substantif, seleksi Jalur Mandiri tersebut meliputi tiga tahapan, yakni Sistem Seleksi Elektronik atau Computer Based Test (CBT), wawancara, dan tes buta warna.

Pelaksanaan seleksi ini menjadi bagian penting dalam proses penerimaan mahasiswa pertama Program Studi Kedokteran UIN Ar-Raniry.

Para peserta tidak hanya mengikuti tes kemampuan akademik melalui CBT, tetapi juga menjalani wawancara serta pemeriksaan buta warna sebagai bagian dari rangkaian seleksi.

Rektor UIN Ar-Raniry Banda Aceh, Prof Dr Mujiburrahman MAg mengatakan seleksi tidak hanya mengukur kemampuan akademik peserta, tetapi juga melihat integritas, moralitas, motivasi, serta kesiapan fisik dan mental.

“Hari ini, Senin 14 September 2026, pelaksanaan tes seleksi calon mahasiswa Kedokteran UIN Ar-Raniry kita laksanakan serentak. Ada tiga komponen tes, yaitu CBT, wawancara, dan tes buta warna,” kata Mujiburrahman di sela-sela monitoring dan evaluasi pelaksanaan seleksi.

Menurut Mujiburrahman, hasil seleksi ditargetkan diumumkan pada Selasa, 15 September 2026, setelah seluruh tahapan seleksi selesai.

“Kami berharap mahasiswa yang diterima betul-betul memiliki kapasitas akademik yang sangat baik, unggul, memiliki integritas dan moralitas yang baik, serta memiliki motivasi yang kuat,” ujarnya.

Sebanyak 148 peminat tercatat mendaftar pada penerimaan mahasiswa baru Program Studi Kedokteran UIN Ar-Raniry. Dari jumlah tersebut, 104 calon mahasiswa mengikuti tahapan seleksi.

Seleksi ini menjadi bagian dari persiapan UIN Ar-Raniry memulai pendidikan kedokteran setelah kampus memperoleh Surat Keputusan pembukaan Fakultas Kedokteran dari Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi pada 31 Agustus 2026.

Untuk mendukung proses pendidikan, UIN Ar-Raniry telah menyiapkan sejumlah fasilitas, antara lain gedung fakultas, ruang pembelajaran, perpustakaan, ruang Objective Structured Clinical Examination (OSCE), ruang dosen, dan laboratorium kedokteran.

Laboratorium tersebut dilengkapi fasilitas sesuai dengan aturan yang telah di tetapkan kementrian untuk menunjang pembelajaran mahasiswa kedokteran.

“Kami berharap mahasiswa dan wali mahasiswa tidak perlu khawatir. Fasilitas Fakultas Kedokteran UIN Ar-Raniry sudah disiapkan sesuai standar fakultas kedokteran di universitas lain,” kata Mujiburrahman.

Ia mengatakan pendidikan kedokteran di UIN Ar-Raniry tidak hanya diarahkan untuk menghasilkan dokter yang kompeten secara akademik dan profesional, tetapi juga memiliki karakter dan nilai-nilai keislaman.

“Tugas kami membimbing mereka menjadi calon dokter yang memiliki kapasitas, kompetensi, dan intelektualitas yang tinggi. Mereka juga nantinya menjadi dokter yang memiliki nilai-nilai keislaman dan akhlak yang mulia,” ujarnya. [ ]

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Back to top button