DISTORI.ID – Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh, Prof. Mujiburrahman, mengambil langkah tegas di awal periode kepemimpinannya 2026-2030.
Sebanyak 67 pejabat perangkat rektor dilantik dengan mandat mempercepat peningkatan mutu, memperkuat tata kelola, dan membawa UIN Ar-Raniry kembali meraih Akreditasi Unggul.
Dalam pelantikan yang berlangsung di Auditorium Prof. Ali Hasjmy UIN Ar-Raniry Banda Aceh, Jumat (11/9/2026), dr. Hendra Kurniawan, MSc, Sp.P (K), turut dikukuhkan sebagai Pelaksana Tugas (Plt.) Dekan Fakultas Kedokteran.
Pelantikan tersebut mencakup Wakil Rektor, Dekan, Direktur Pascasarjana, ketua lembaga, kepala unit pelaksana teknis (UPT), hingga sejumlah pejabat lainnya.
Prosesi pelantikan disaksikan Ketua Senat UIN Ar-Raniry Banda Aceh, Prof. Dr. Nazaruddin A. Wahid, M.A., dan Kepala Biro Administrasi Umum, Perencanaan, dan Keuangan (AUPK), Hilmi, S.Ag., M.Pd.
Bukan Sekadar Pergantian Jabatan
Dalam amanatnya, Mujiburrahman menegaskan pelantikan 67 pejabat tersebut bukan sekadar agenda seremonial ataupun rotasi birokrasi.
Ia menyebut jabatan yang diberikan merupakan amanah sekaligus tanggung jawab besar untuk merealisasikan visi dan target UIN Ar-Raniry selama periode kepemimpinannya.
“Ini adalah penyerahan estafet amanah, sebuah tanggung jawab besar di pundak Bapak dan Ibu sekalian untuk membawa kampus Energi Kebangsaan yang kita cintai ini terbang lebih tinggi menuju visi besarnya,” kata Mujiburrahman.
Menurutnya, tantangan perguruan tinggi semakin kompleks. Perkembangan teknologi, dinamika global, dan tuntutan peningkatan kualitas akademik mengharuskan jajaran pimpinan bekerja lebih cepat, terukur, dan berorientasi pada hasil.
“Jabatan ini bukan fasilitas untuk bersantai, melainkan sebuah instrumen pengabdian yang membutuhkan kerja keras, kerja cerdas, dan kerja tuntas,” tegasnya.
Mujiburrahman juga meminta seluruh pejabat memperkuat integritas dan menjadikan nilai-nilai keislaman sebagai pijakan dalam menjalankan tugas.
Ia menekankan pentingnya membangun kolaborasi lintas unit serta menghapus ego sektoral yang berpotensi menghambat kemajuan universitas.
“Kemajuan universitas ini hanya bisa dicapai jika kita bergerak bersama sebagai satu tim yang solid dan harmonis,” ujarnya.
Bidik Akreditasi Unggul hingga Reputasi Internasional
Salah satu pekerjaan besar jajaran baru UIN Ar-Raniry adalah memperkuat mutu tridharma perguruan tinggi.
Mujiburrahman meminta seluruh pejabat segera menyusun strategi untuk meningkatkan akreditasi universitas dan program studi.
Target tersebut juga diarahkan pada penguatan akreditasi internasional, pembenahan tata kelola kelembagaan, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia.
“Kita ingin mengokohkan pondasi guna menggapai kembali Akreditasi Unggul perguruan tinggi, peningkatan akreditasi unggul program studi dan akreditasi internasional, serta pembenahan tata kelola lembaga dan sumber daya manusia demi mewujudkan reputasi internasional,” katanya.
Tak hanya mengejar prestasi akademik, Mujiburrahman menempatkan pelayanan kepada mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan, dan masyarakat sebagai bagian penting dari agenda kepemimpinannya.
Ia meminta seluruh pejabat menghadirkan pelayanan yang profesional, humanis, dan berorientasi pada kepentingan publik.
“Berikan pelayanan terbaik kepada mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan, serta masyarakat luas dengan penuh keramahan, pengayoman, dedikasi dan pengabdian,” ujarnya.
Kinerja Buruk, Siap Di-rotasi
Mujiburrahman juga memberikan sinyal tegas kepada jajaran pejabat yang baru dilantik. Seluruh kinerja akan dievaluasi secara terukur, objektif, dan profesional.
Pejabat yang mampu menunjukkan kinerja baik berpeluang mempertahankan amanah hingga masa jabatan berakhir.
Sebaliknya, mereka yang tidak mampu memenuhi target akan menghadapi konsekuensi berupa rotasi hingga pergantian jabatan.
“Namun sebaliknya, bagi yang berkinerja tidak baik, akan mengalami rotasi dan pergantian setelah fase evaluasi dilakukan,” tegas Mujiburrahman.
Ia berharap jajaran baru tidak hanya menjalankan rutinitas birokrasi, tetapi mampu menghadirkan inovasi, meningkatkan prestasi, serta menghasilkan perubahan nyata di lingkungan fakultas, lembaga, dan universitas.
Mujiburrahman juga menyampaikan apresiasi kepada para pejabat periode sebelumnya atas pengabdian dan kontribusi yang telah diberikan untuk UIN Ar-Raniry.
“Mari kita bersama-sama merapatkan barisan, menyamakan visi, dan melangkah dengan optimisme demi kejayaan UIN Ar-Raniry,” pungkasnya.
22 Pejabat yang Dilantik
Dari 67 pejabat yang dilantik, sejumlah nama yang menempati posisi strategis antara lain:
- Muhammad Yasir Yusuf — Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kelembagaan.
- Khairuddin — Wakil Rektor Bidang Administrasi Umum, Perencanaan, dan Keuangan.
- Reza Idria — Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama.
- Mursyid — Dekan Fakultas Syariah dan Hukum.
- Safrul Muluk — Dekan Fakultas Tarbiyah dan Keguruan.
- Salman Abdul Muthalib — Dekan Fakultas Ushuluddin dan Filsafat.
- Jasafat — Dekan Fakultas Dakwah dan Komunikasi.
- Syarifuddin — Dekan Fakultas Adab dan Humaniora.
- Azharsyah — Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam.
- Habiburrahim — Dekan Fakultas Sains dan Teknologi.
- Muji Mulia — Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Pemerintahan.
- Muslim — Dekan Fakultas Psikologi.
- T. Zulfikar — Direktur Pascasarjana.
- Ihdi Karim Makinara — Kepala Satuan Pengawasan Internal.
- Abdul Jalil Salam — Ketua Lembaga Penjaminan Mutu.
- Hasnul Arifin Melayu — Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat.
- Muhajirul Fadhli — Kepala UPT Pusat Ma’had Al-Jami’ah dan Asrama.
- Saiful Akmal — Kepala UPT Pusat Layanan Internasional.
- Suherman — Kepala UPT Pusat Perpustakaan.
- T. Murdani — Kepala UPT Pusat Pengembangan Bahasa.
- Hendra Syahputra — Ketua UPT Pusat Pengembangan Bisnis.
- dr. Hendra Kurniawan, MSc, Sp.P (K) — Pelaksana Tugas Dekan Fakultas Kedokteran. []






