DISTORI.ID – Dinas Syariat Islam (DSI) Kota Banda Aceh membuka ruang kolaborasi dengan kalangan akademisi melalui penerimaan kunjungan penelitian mahasiswa Universitas Syiah Kuala (USK) dan Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh, Selasa (27/10/2026).
Kunjungan tersebut diterima oleh Bidang Pengembangan Syariat DSI Kota Banda Aceh. Para mahasiswa melakukan pengumpulan data terkait pelaksanaan dan pengembangan syariat Islam di ibu kota Provinsi Aceh.
Proses penerimaan dan pendampingan penelitian dilakukan langsung oleh Kepala Bidang Pengembangan Syariat, Wirzaini Usman. Ia menyambut positif kegiatan tersebut karena dinilai dapat mendukung pengembangan syariat Islam melalui kajian ilmiah dan perspektif akademis.
Wirzaini menjelaskan, DSI Kota Banda Aceh memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk melakukan penelitian sesuai dengan bidang dan relevansi kajian masing-masing.
“Setiap penelitian kami terima sesuai dengan bidangnya. Karena topik mahasiswa ini relevan dengan pengembangan syariat, maka kami di Bidang Pengembangan Syariat yang menerima dan mendampingi,” ujarnya.
Menurutnya, keterlibatan perguruan tinggi dalam penelitian tentang syariat Islam memiliki peran penting dalam memperkuat pelaksanaan program pemerintah, terutama melalui dukungan data dan hasil kajian akademik.
Ia juga menegaskan bahwa semangat Banda Aceh sebagai Kota Kolaborasi harus diwujudkan melalui sinergi berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah dan perguruan tinggi.
“Semangat Banda Aceh Kota Kolaborasi adalah membuka ruang sinergi, termasuk dengan dunia kampus. Kolaborasi antara pemerintah dengan USK dan UIN Ar-Raniry menjadi kunci dalam membumikan syariat yang rahmatan lil ‘alamin,” katanya.
Melalui kegiatan ini, DSI Kota Banda Aceh berharap hubungan kerja sama dengan perguruan tinggi semakin kuat. Sinergi tersebut diharapkan mampu mendukung pengembangan syariat Islam yang berlandaskan kajian ilmiah sekaligus mendorong terwujudnya Banda Aceh sebagai kota yang Islami, maju, dan berdaya saing.






