DISTORI.ID – Bencana longsor salju menerjang jalur pendakian di kawasan Pegunungan Himalaya, Uttarakhand, India. Hingga Kamis, empat pendaki dilaporkan meninggal dunia, sementara empat orang lainnya masih dinyatakan hilang.
Peristiwa tragis tersebut terjadi di kawasan pegunungan yang dikenal memiliki medan terjal, suhu ekstrem, serta kondisi cuaca yang dapat berubah sewaktu-waktu.
Dikutip dari Anadolu, empat jenazah pendaki ditemukan di sekitar Kedar Kharak, pada ketinggian sekitar 4.000 meter di atas permukaan laut. Lokasi tersebut berada di Distrik Uttarkashi, yang kini menjadi pusat operasi pencarian dan evakuasi.
Pejabat Manajemen Bencana Distrik Uttarkashi, Shardul Gusain, mengatakan proses pencarian terhadap empat pendaki yang belum ditemukan masih terus berlangsung.
“Sejauh ini, empat orang telah meninggal dunia dan empat lainnya masih hilang,” kata Gusain pada Kamis.
Ia menjelaskan, para pendaki yang masih hilang diduga tertimbun material salju. Dari empat korban meninggal dunia yang telah ditemukan dan dievakuasi, dua di antaranya merupakan perempuan.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, rombongan ekspedisi tersebut memulai pendakian pada 27 Oktober dan dijadwalkan kembali pada 29 Oktober.
Namun, hingga batas waktu yang ditentukan, rombongan tidak kunjung kembali. Kondisi tersebut mendorong otoritas setempat segera melakukan operasi pencarian.
Tim gabungan dari State Disaster Response Force (SDRF) dan Nehru Institute of Mountaineering (NIM) kemudian dikerahkan untuk menyisir jalur Kedartal, termasuk sejumlah titik yang diduga menjadi lokasi para pendaki tertimbun salju.
Proses pencarian menghadapi berbagai kendala akibat cuaca ekstrem. Hujan salju lebat dan jarak pandang terbatas menyulitkan tim penyelamat menjangkau lokasi kejadian.
Selain itu, kondisi medan di ketinggian ekstrem turut memperlambat pergerakan personel dalam melakukan penyisiran dan evakuasi.
Meski menghadapi cuaca yang tidak bersahabat, operasi pencarian tetap dilanjutkan. Tim penyelamat kini memprioritaskan upaya menemukan empat pendaki yang masih hilang di sepanjang jalur Kedartal. []






