MUSIK

Grup Band Under The Big Bright Yellow Sun Comeback Lewat Album VIRADA

DISTORI.ID – Setelah delapan tahun vakum merilis album penuh, unit post-rock instrumental asal Bandung, Under The Big Bright Yellow Sun (UTBBYS), akhirnya kembali dengan karya terbaru bertajuk “VIRADA”.

Album ini resmi dirilis pada 7 Agustus 2026 melalui kerja sama dengan label rekaman demajors.

Bagi penggemar musik instrumental, kehadiran album “VIRADA” terasa seperti napas baru. Album ini bukan sekadar comeback, melainkan penanda transformasi UTBBYS.

Jika sebelumnya mereka dikenal dengan judul lagu berbahasa Inggris, kali ini seluruh judul lagu menggunakan bahasa Indonesia, bahkan beberapa diambil dari kosakata daerah dan Sansekerta.

Langkah ini jelas menunjukkan keberanian mereka untuk bereksperimen sekaligus memperkuat identitas lokal.

Album “VIRADA” terdiri dari enam lagu yang saling terhubung, membentuk satu cerita utuh. Perjalanan dimulai dari “Pangawit” sebagai simbol awal, lalu berlanjut ke “Bias” yang menggambarkan fase penuh keraguan.

Lagu “Metanoia” menjadi titik balik cara pandang, sebelum menuju “Legawa” yang mengajarkan melepaskan. Dari sana lahirlah “Merdeka”, kebebasan menerima diri sendiri, hingga akhirnya bermuara di “Arunika”, ruang tenang ketika seseorang memahami arah hidupnya.

Yang menarik, “VIRADA” tidak sekadar bicara tentang perubahan. Album ini justru menekankan bahwa perubahan bukan berarti menghapus masa lalu, melainkan menyambungkan kembali bagian perjalanan yang sempat terputus.

Filosofi ini terasa relevan bagi banyak orang, terutama mereka yang sedang mencari cara berdamai dengan diri sendiri.

Selain versi digital yang sudah tersedia di Spotify, Apple Music, YouTube Music, TikTok Music, dan Langit Musik, UTBBYS juga menyiapkan format CD yang akan dirilis 14 Agustus 2026.

Versi fisik ini menghadirkan bonus track eksklusif berupa kolaborasi dengan grup musik Lass, menggabungkan lagu “Legawa” milik UTBBYS dengan “Journey” milik Lass.

Dengan perilisan album “VIRADA”, UTBBYS membuktikan bahwa musik instrumental tetap bisa relevan, dekat dengan pendengar, dan penuh makna.

Album ini bukan hanya untuk penggemar lama, tetapi juga untuk generasi baru yang ingin merasakan perjalanan emosional lewat musik tanpa lirik. []

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Back to top button