NASIONALNEWS

AHY: Giant Sea Wall Jadi Solusi Jangka Panjang Lindungi Pantura dari Dampak Perubahan Iklim

DISTORI.ID – Pemerintah terus mematangkan rencana pembangunan Giant Sea Wall atau Tanggul Laut Raksasa sebagai salah satu proyek strategis nasional untuk melindungi kawasan pesisir, khususnya di wilayah Pantai Utara (Pantura) Pulau Jawa.

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko IPK), Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), mengatakan proyek tersebut disiapkan sebagai solusi jangka panjang dalam menghadapi dampak perubahan iklim yang semakin nyata.

“Indonesia sedang mematangkan rencana pembangunan Giant Sea Wall sebagai bagian dari agenda perlindungan pesisir yang lebih luas, utamanya di wilayah Pantura Jawa. Langkah ini bukan sekadar menghadirkan perlindungan fisik, tetapi juga menjaga denyut nadi kehidupan masyarakat, melindungi mata pencaharian, serta memastikan keberlanjutan ekosistem sosial dan ekonomi di kawasan pesisir,” kata AHY dalam keterangannya, Jumat (5/6/2026).

AHY menjelaskan, ancaman banjir rob, cuaca ekstrem, kenaikan muka air laut, hingga penurunan permukaan tanah memerlukan penanganan yang serius dan berkelanjutan.

Karena itu, pembangunan Giant Sea Wall dinilai menjadi langkah penting untuk memperkuat ketahanan wilayah pesisir.

Selain berfungsi sebagai perlindungan pantai, proyek tersebut juga membuka peluang kerja sama internasional di berbagai sektor, mulai dari teknologi perlindungan pesisir, rekayasa pantai, sistem operasional, hingga penelitian dan pengembangan.

AHY menegaskan bahwa tantangan perubahan iklim harus dijawab dengan tindakan nyata, bukan hanya sebatas pembahasan dan komitmen.

“Kita perlu bergerak dari dialog menuju aksi, dari kerangka kerja menuju proyek nyata, dan dari komitmen menuju hasil yang dapat dirasakan masyarakat,” tegasnya.

Pemerintah mencatat sekitar 50 juta penduduk bermukim di kawasan Pantura Jawa yang menjadi pusat aktivitas ekonomi nasional.

Sejumlah wilayah seperti Teluk Jakarta, Semarang, Demak, dan Kendal termasuk daerah yang rentan terdampak banjir rob akibat kenaikan muka air laut dan penurunan permukaan tanah.

Melalui pembangunan Giant Sea Wall, pemerintah berharap perlindungan terhadap masyarakat, infrastruktur, dan aktivitas ekonomi di kawasan pesisir dapat semakin diperkuat di tengah ancaman perubahan iklim yang terus meningkat. []

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Back to top button