DAERAH

Polisi Diserang Busur Saat Bubarkan Geng Motor di Makassar, Tangan Kanan Patah

DISTORI.ID – Seorang anggota Polrestabes Makassar, Aipda Heru, mengalami patah tulang tangan kanan setelah terjatuh dari sepeda motor saat menghindari serangan anak panah busur yang dilepaskan sekelompok remaja di Jalan Opu Daeng Risadju, Makassar.

Peristiwa itu terjadi pada Jumat (18/9/2026) sekitar pukul 03.10 Wita. Saat itu, polisi mendatangi lokasi untuk membubarkan sekelompok remaja yang diduga hendak melakukan penyerangan atau tawuran.

Namun, upaya pembubaran tersebut mendapat perlawanan. Para remaja diduga menyerang petugas menggunakan anak panah busur.

Kasi Humas Polrestabes Makassar AKP Jafar Achmad mengatakan serangan pertama datang dari arah samping kanan dan kiri Aipda Heru. Anak panah busur dilepaskan sebanyak dua kali.

Aipda Heru yang berada di atas sepeda motor sempat menghindari dua serangan tersebut. Namun, serangan kembali dilakukan dari arah berbeda.

“Selanjutnya ada juga yang mengarahkan anak panah busur pada bagian depan,” kata Jafar, Selasa (22/9/2026).

Melihat anak panah kembali diarahkan ke arahnya, Aipda Heru berusaha menghindar. Saat melakukan manuver untuk menghindari serangan tersebut, sepeda motor yang dikendarainya kehilangan keseimbangan.

Korban kemudian terjatuh dari sepeda motor. Akibat terjatuh, Aipda Heru mengalami patah tulang pada tangan kanannya.

Korban langsung dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Makassar untuk mendapatkan perawatan medis.

Sementara itu, polisi mengamankan tiga remaja di lokasi kejadian. Ketiganya dibawa ke Polsek Mariso untuk menjalani pemeriksaan dan pendalaman terkait peran masing-masing dalam aksi tersebut.

Dari lokasi, polisi turut menyita tiga anak panah busur serta satu unit sepeda motor Kawasaki KLX berwarna hitam tanpa nomor polisi.

Polisi masih mendalami rangkaian kejadian tersebut, termasuk keterlibatan masing-masing remaja yang diamankan.[]

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Back to top button