DAERAHNEWSPERISTIWA

Dampak Gempa Magnitudo 7,7 di NTT, Korban Meninggal Dunia Capai 53 Jiwa

DISTORI.ID – Proses pendataan korban dan kerusakan akibat gempa bumi berkekuatan magnitudo (M) 7,7 di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) masih terus dilakukan oleh petugas gabungan.

Hingga Minggu (16/8/2026), jumlah korban meninggal dunia tercatat mencapai 53 orang.

Berdasarkan data sementara yang dihimpun hingga pukul 16.00 WIB, korban meninggal dunia tersebar di sejumlah wilayah.

Rinciannya, 25 orang di Kabupaten Manggarai, 20 orang di Manggarai Timur, empat orang di Sikka, satu orang di Manggarai Barat, satu orang di Nagekeo, dan dua orang di Ende.

Selain korban meninggal dunia, sebanyak 137 orang dilaporkan mengalami luka-luka.

Para korban telah dievakuasi dan mendapatkan penanganan medis di sejumlah fasilitas kesehatan maupun fasilitas kesehatan darurat.

Gempa tersebut juga menyebabkan kerusakan pada ratusan bangunan.

Data sementara mencatat sebanyak 154 rumah mengalami rusak berat, 49 rumah rusak sedang, dan 38 rumah rusak ringan.

Kerusakan turut terjadi pada sejumlah fasilitas umum, antara lain bangunan pendidikan, tempat ibadah, kantor pemerintahan, serta fasilitas publik lainnya.

Sementara itu, pendataan warga yang terdampak dan mengungsi masih terus dilakukan oleh tim gabungan.

Hingga Minggu (16/8), tercatat 5.488 warga mengungsi secara terpusat, sedangkan 171 orang lainnya memilih mengungsi secara mandiri.

Gempa Susulan

Aktivitas kegempaan di wilayah NTT juga masih berlangsung. Hingga saat ini tercatat sebanyak 995 kali gempa susulan, dengan 46 kejadian di antaranya dirasakan oleh masyarakat.

Merespons bencana tersebut, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bersama sejumlah pejabat pemerintah telah tiba di wilayah terdampak untuk mendukung percepatan penanganan darurat.

Saat ini, pencarian dan pertolongan korban menjadi prioritas utama. Di sisi lain, pemerintah juga terus memenuhi kebutuhan dasar masyarakat yang mengungsi, termasuk kebutuhan pangan dan logistik.

Sejumlah bantuan telah disalurkan ke wilayah terdampak melalui jalur darat maupun udara.

Bantuan logistik dari pemerintah pusat, antara lain, telah tiba di Maumere dan Labuan Bajo pada Minggu (16/8).

Total bantuan yang telah disalurkan mencapai 4.925 paket untuk mendukung kebutuhan masyarakat terdampak gempa. []

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Back to top button