MUSIK

Buka EP Perdana Lewat Single Ngantuk, El Popo Suarakan Keresahan Kelas Pekerja

DISTORI.ID – Dunia musik independen tanah air selalu kedatangan angin segar berkat kemunculan band-band baru yang berani bereksperimen dengan memori masa lalu.

Di tengah gempuran tren musik digital yang bergerak serba cepat dan instan, sebuah entitas segar bernama El Popo hadir membawa warna yang dirindukan oleh generasi yang tumbuh besar di era awal tahun 2000-an.

Melalui perilisan extended play (EP) perdana mereka yang diberi judul “Dumbo Fantastico”, disertai single andalan bertajuk “Ngantuk”, band ini sukses mencuri perhatian para penikmat musik lintas generasi.

EP “Dumbo Fantastico” hadir sebagai sebuah bentuk arsip kultural yang merangkum berbagai subgenre punk era keemasan MTV. Mulai dari hardcore punk, pop punk, punk rock, hingga ska punk, semuanya diramu secara apik kedalam lima trek lagu yang bertenaga.

Kehadiran rilisan ini membuktikan bahwa semangat musik alternatif dekade awal milenium masih memiliki tempat yang istimewa di hati para pendengarnya hari ini.

Kisah di balik terbentuknya El Popo bermula dari sebuah inisiatif sederhana di akhir tahun 2024. Sang vokalis, Vito Sanders, awalnya memulai proyek ini sebagai bentuk pelarian kreatif mandiri (bedroom project) di dalam kamarnya sendiri.

Tujuannya tidak terlalu muluk-muluk: ia hanya ingin membingkai ulang berbagai referensi musik yang dicintainya sejak masa remaja ke dalam format rekaman modern.

Setelah merampungkan beberapa materi dasar, Vito mengajak Dipto untuk bergabung mengurus aransemen gitar. Sebelum akhirnya menetapkan nama El Popo pada awal tahun 2026, band ini sempat menggunakan nama panggung yang cukup unik, yaitu Agh Tai.

Seiring berjalannya waktu, lingkaran pertemanan mereka semakin solid dengan bergabungnya tiga musisi lain yang merupakan rekan lama di berbagai proyek band terdahulu, yakni Iqbal Firdaus pada bass, Ilham Fajri (Iam) pada drum, dan Ge Wibowo pada gitar.

Transformasi dari sekadar proyek iseng mengisi waktu luang menjadi sebuah band penuh yang produktif membuahkan hasil belasan lagu, di mana lima di antaranya dikurasi khusus untuk mengisi EP “Dumbo Fantastico”.

Drummer Ilham Fajri (Iam) menuturkan bahwa proses pengerjaan album mini ini memberikan energi positif yang luar biasa bagi mereka semua.

“Ternyata band ini seru juga. Jadi harusnya ‘Ngantuk’ dan EP ‘Dumbo Fantastico’ juga bisa dianggap seru sama orang-orang,” ujar Iam.

Senada dengan sang drummer, gitaris Ge Wibowo juga optimis bahwa karya-karya mereka akan segera menemukan basis pendengar setianya di tengah masyarakat.

“Kayaknya orang bakal suka, terutama mereka yang tumbuh bareng MTV di era awal 2000-an,” imbuh Ge Wibowo penuh keyakinan. []

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Back to top button