DISTORI.ID – Jumlah korban meninggal dunia akibat gempa bumi yang melanda Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT), kembali bertambah.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) kini mencatat total korban jiwa mencapai 54 orang.
Di tengah proses penanganan darurat dan pemutakhiran data korban, sebanyak 22.145 warga masih mengungsi di sejumlah posko terpadu.
Kondisi tersebut membuat keberlangsungan layanan kesehatan menjadi salah satu perhatian utama pemerintah.
BNPB memastikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat terdampak harus tetap berjalan selama masa tanggap darurat.
Layanan medis diharapkan mampu memenuhi kebutuhan para penyintas sekaligus mengantisipasi munculnya gangguan kesehatan di lokasi pengungsian.
Tiga korban yang baru masuk dalam data BNPB berasal dari sejumlah wilayah di Kabupaten Manggarai.
Dua di antaranya merupakan pasangan suami istri, yakni Yohanes Djuragan (78) dan Maria Mimir (72), warga Bangka Nekang, Kecamatan Langke Rembong.
Keduanya dilaporkan meninggal dunia di rumah setelah mengalami syok berat akibat gempa yang mengguncang wilayah tersebut.
Korban berikutnya adalah Magdalena Kiul (83), warga Kelurahan Wangkung, Kecamatan Reok.
Magdalena meninggal dunia pada 15 Agustus 2026 di kediamannya setelah mengalami cedera kepala berat saat gempa terjadi.
Namun, laporan resmi mengenai kematian Magdalena baru diterima BNPB dari pihak keluarga pada Kamis (3/9/2026).
Sementara itu, posko Health Emergency Operation Center (HEOC) Dinas Kesehatan Kabupaten Manggarai terus memperkuat pelayanan kesehatan di lokasi pengungsian.
Salah satu langkah yang dinilai penting adalah pengoperasian posko kesehatan bergerak serta memastikan ketersediaan fasilitas dan obat-obatan yang memadai.
Upaya tersebut diperlukan untuk menjaga kondisi kesehatan para pengungsi, terutama kelompok yang memiliki risiko lebih tinggi seperti lanjut usia dan anak-anak.
Selama masa tanggap darurat, pelayanan medis dan penyaluran bantuan kesehatan dasar akan tetap menjadi fokus utama untuk memenuhi kebutuhan warga yang terdampak gempa. []






