DAERAH

Warga di Aceh Timur curhat ke Syech Fadhil soal proyek multiyear penyebab banjir

DISTORI.ID – Sejumlah warga Desa Nalon, Kecamatan Serbajadi, Kabupaten Aceh Timur, mengadu ke Senator DPD RI asal Aceh, HM Fadhil Rahmi terkait rusaknya  saluran air di samping proyek jalan multiyear sehingga menyebabkan banjir.

Silaturrahmi dengan HM Fadhil Rahmi, atau akrab disapa Syech Fadhil berlangsung pada Senin (24/7/2023) sore, di sela-sela kegiatan melintas ke Gayo Lues melalui jalur Lokop-Pining.

Silaturahmi yang berlangsung di salah satu warung kopi di Kampung Nalon itu dihadiri tetua kampung dan belasan pemuda desa setempat.

Abdul Kadis, salah seorang warga setempat, mengatakan salah satu penyebab banjir yang sering terjadi di Nalon adalah pembangunan saluran air di samping proyek jalan multiyear yang rusak dan tak kunjung diperbaiki.

Imbasnya, kata dia, ketika musim hujan tiba, saluran air tersebut tak mampu menahan debit air dan akhirnya meluap ke rumah warga, termasuk Polsek Serbajadi.

“Kami sudah beberapa kali menyampaikan kepada pihak pengerja tapi tak kunjung diperbaiki,” ujarnya.

Usai pertemuan, warga juga mengajak Syech Fadhil ke lokasi yang dimaksud. Di sana, terlihat gorong-gorong yang membelah jalan multiyear. Namun lubang saluran yang dibangun sangat sempit dan terkesan asal-asalan.

“Ini di tengahnya sudah patah. Airnya tak bisa menembus ke sebelah. Jadi kalau hujan turun, menyebabkan banjir ke pemukiman,” ujar salah seorang warga.

Terkait hal ini, Syech Fadhil meminta warga untuk menyurati gubernur Aceh dan dinas terkait.

“Sampaikan persoalan ini kepada gubernur dan dinas terkait dalam surat dan cc ke saya. Saya juga akan menyurati hal yang sama,” ujar Syech Fadhil.

Sebelumnya diberitakan, puluhan rumah di Kecamatan Serbajadi direndam air usai hujan mengguyur daerah tersebut di awal tahun ini.

Banjir bandang merendam rumah penduduk Desa Nalon di sekitar kantor Pos Polisi Lokop Kecamatan Serbajadi.

“Penyebab kebanjiran tersebut diduga dikarenakan adanya saluran atau gorong-gorong jalan Perlak Lokop di segmen dua yang rusak dan belum diperbaiki oleh kontraktor proyek. Padahal sudah berulang kali disampaikan oleh masyarakat kepada petugas lapangan,” kata Aji Akbar, warga setempat.

“Namun sampai saat Ini belum ada tanggapan dari pihak terkait sehingga saluran tersebut tersumbat dan membuat air hujan tergenang merendam rumah penduduk sekitarnya,” sambungnya.

Aji Akbar mewakili masyarakat memohon kepada PT Sumber Sari atau Medan Semart Jaya (MSJ) selaku pengerja proyek segmen dua agar dapat kiranya segera mengecek ke lapangan dan memperbaiki kerusakan proyek tersebut. []

Editor: Fahzian Aldevan

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Back to top button