DISTORI.ID – BGN Regional DIY resmi memberhentikan Gerardus Permanaditya, pegawai SPPG Dlingo, Bantul, usai aksinya meledek siswi asal Kabupaten Karo, Sumatera Utara, yang diduga mengalami hilang ingatan akibat keracunan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Koordinator Regional BGN DIY, Wirandita Gagat Widyatmoko, menegaskan langkah tegas ini diambil demi menjaga etika, standar perilaku, dan profesionalisme di lingkungan BGN.
“Kami sangat menyayangkan pernyataan tersebut. Setelah ditangani sesuai prosedur, yang bersangkutan telah diberhentikan. Ini jadi pelajaran bahwa bertugas di Program MBG tak cuma butuh kemampuan teknis, tetapi juga empati, sensitivitas, serta tanggung jawab dalam berkomunikasi,” tegas Gagat, Minggu (21/9) malam.
Gagat mengingatkan seluruh personel agar bijak menggunakan media sosial dan menyampaikan pernyataan di publik.
Menurutnya, opini individu dapat memengaruhi persepsi masyarakat terhadap program MBG secara keseluruhan.
Ia meminta jajarannya berfokus meningkatkan kualitas pelayanan, keamanan pangan, dan pelaksanaan SOP ketimbang berlarut dalam polemik.
Sebelumnya, aksi Gerardus yang menyindir siswi korban keracunan sambil mencicipi menu ayam katsu terekam dalam video dan viral di media sosial.
Tindakan tersebut menuai kecaman keras dari Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka melalui akun Instagram resminya, @gibran_rakabuming.
“Perkataan oknum SPPG ini sangat disayangkan. Mari kita bersama menjaga ruang publik yang aman dan ramah bagi semua. Jangan sampai anak-anak justru menjadi korban perundungan,” tulis Gibran, Minggu (20/9).
Gibran memastikan dua siswi terdampak asal Kabupaten Karo, Febiona Purba dan Agnesia Paruliana Silitonga, telah membaik usai menjalani perawatan intensif di RSCM.
Keduanya kini sudah kembali ke rumah dan bersiap untuk kembali bersekolah. []






