DISTORI.ID – Pengawasan terhadap layanan penyeberangan menuju Pulau Weh diperketat untuk mencegah penyalahgunaan tiket.
Satgas Terpadu lintas instansi memantau proses verifikasi tiket dengan identitas penumpang guna memastikan tiket digunakan oleh pemilik yang sah.
Pengawasan menyasar proses pemeriksaan yang dilakukan petugas ASDP, terutama terkait kesesuaian data tiket dengan Kartu Tanda Penduduk (KTP) calon penumpang.
Pemantauan tidak hanya dilakukan di pintu masuk kapal, tetapi juga di loket penjualan tiket.
Satgas Terpadu melibatkan Dinas Perhubungan Kota Sabang, Kejaksaan Negeri Sabang, kepolisian, Polisi Militer (PM) TNI, serta Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP).
Langkah tersebut menjadi bagian dari sinergi lintas instansi untuk memastikan pelayanan penyeberangan berlangsung tertib, aman, transparan, dan akuntabel.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Sabang, Husaini, mengatakan pengawasan dilakukan sebagai langkah pencegahan sekaligus memastikan pelayanan penyeberangan berjalan sesuai ketentuan.
“Pengawasan ini kita lakukan sebagai langkah preventif untuk memastikan proses verifikasi tiket dan identitas penumpang berjalan sesuai ketentuan. Kami juga mengimbau masyarakat untuk lebih teliti sebelum melakukan perjalanan dan memastikan data pada tiket sesuai dengan identitas KTP,” kata Husaini, Jumat (14/8).
Menurut Husaini, kesesuaian data penumpang dengan tiket merupakan salah satu faktor penting dalam menjaga ketertiban dan kelancaran layanan penyeberangan.
Karena itu, masyarakat diminta memastikan seluruh data identitas telah benar sebelum melakukan perjalanan.
Sementara itu, Sekretaris Dinas Perhubungan Kota Sabang, Bob Martza Wahyudhie, mengatakan pengawasan dilakukan di sejumlah titik untuk memastikan proses verifikasi berjalan sesuai prosedur.
“Pengawasan tidak hanya dilakukan di pintu masuk kapal, tetapi juga di loket penjualan tiket. Dengan pemantauan di beberapa titik, kita dapat memastikan proses verifikasi berjalan sesuai ketentuan dan data tiket dengan identitas penumpang benar-benar sesuai,” ujar Bob.
Ia menambahkan, keterlibatan sejumlah instansi dalam Satgas Terpadu menunjukkan komitmen bersama untuk menjaga keamanan dan ketertiban mobilitas masyarakat, baik yang hendak menuju maupun meninggalkan Pulau Weh.
“Kami mengajak masyarakat untuk mendukung upaya ini dengan menyiapkan identitas dan memastikan data pada tiket sudah benar sebelum melakukan perjalanan. Dengan kerja sama semua pihak, pelayanan penyeberangan dapat berlangsung lebih tertib, aman, dan nyaman,” pungkasnya. []






