DAERAHNEWS

DPMPKB Aceh Jaya Dorong Budidaya Udang Vaname Jadi Penggerak Ekonomi Gampong

DISTORI.ID – Program ketahanan pangan melalui budidaya udang vaname di Gampong Glee Jong, Kecamatan Jaya, Kabupaten Aceh Jaya, mulai menunjukkan perkembangan positif.

Meski masih menghadapi sejumlah kendala sarana dan prasarana, usaha budidaya yang dikelola Badan Usaha Milik Gampong (BUMG) tersebut dinilai memiliki potensi untuk dikembangkan.

Perkembangan itu diketahui saat Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan dan Keluarga Berencana (DPMPKB) Aceh Jaya, Dahrial Saputra, bersama Kepala Bidang Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat dan Teknologi Tepat Guna, Yusran, melakukan monitoring Program Ketahanan Pangan Tahun Anggaran 2025 di gampong tersebut, Selasa (3/11/2026).

Kedatangan rombongan disambut Keuchik Gampong Glee Jong, Fauzi, bersama Ketua BUMG dan jajaran pengelola program setempat.

Monitoring dilakukan untuk melihat langsung pelaksanaan program, sekaligus mengevaluasi perkembangan budidaya udang vaname yang menjadi salah satu upaya mendorong kemandirian ekonomi masyarakat gampong.

Keuchik Glee Jong, Fauzi, menjelaskan bahwa budidaya udang vaname yang sedang dijalankan telah memperlihatkan perkembangan cukup baik.

Saat ini, udang yang dibudidayakan telah memasuki usia 36 hari dengan kondisi pertumbuhan yang dinilai positif.

Meski demikian, pengelola masih menghadapi beberapa kendala, terutama keterbatasan daya listrik dan jumlah kincir air sebagai fasilitas penting dalam menunjang kegiatan budidaya.

Menurut Fauzi, tambahan kincir air sangat dibutuhkan apabila seluruh kolam nantinya dioperasikan dan diisi benih udang.

Dengan dukungan fasilitas yang memadai, proses pemeliharaan diharapkan dapat berjalan lebih optimal.

Ia juga menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan DPMPKB Aceh Jaya terhadap pengembangan program ketahanan pangan di Gampong Glee Jong.

Sementara itu, Kepala DPMPKB Aceh Jaya, Dahrial Saputra, mengapresiasi langkah pemerintah gampong dan pengurus BUMG yang telah memanfaatkan program ketahanan pangan untuk mengembangkan sektor perikanan, khususnya budidaya udang vaname.

Dahrial menyebutkan, Gampong Glee Jong memiliki lahan sekitar tiga hektare dengan sembilan unit kolam budidaya.

Namun, dari jumlah tersebut, baru satu kolam yang dilengkapi fasilitas pendukung seperti kincir air. Sementara delapan kolam lainnya masih membutuhkan sarana tambahan agar bisa dimanfaatkan secara maksimal.

“Terima kasih kepada pihak Gampong Glee Jong yang telah memanfaatkan Program Ketahanan Pangan ini melalui budidaya udang vaname. Kita melihat sudah ada perkembangan yang cukup baik. Ini merupakan langkah positif dalam mengembangkan potensi ekonomi gampong, meskipun masih terdapat sejumlah kendala, terutama keterbatasan anggaran dan sarana pendukung,” ujar Dahrial.

Ia berharap pengembangan budidaya udang vaname tersebut dapat kembali memperoleh dukungan melalui program ketahanan pangan pada 2027 mendatang.

Dengan demikian, pemanfaatan sembilan kolam yang tersedia bisa ditingkatkan secara bertahap.

DPMPKB Aceh Jaya juga akan berupaya berkoordinasi dengan instansi teknis terkait, terutama Dinas Perikanan, untuk menjajaki peluang dukungan dan pendampingan teknis bagi pengelola budidaya udang vaname di Gampong Glee Jong.

Menurut Dahrial, kolaborasi antara pemerintah kabupaten dan pemerintah gampong menjadi faktor penting agar program ketahanan pangan tidak hanya berjalan dalam jangka pendek, tetapi juga mampu memberikan manfaat ekonomi secara berkelanjutan.

Melalui pengembangan budidaya udang vaname, program ketahanan pangan berbasis BUMG diharapkan dapat meningkatkan produksi perikanan, membuka peluang ekonomi masyarakat, sekaligus memperkuat kemandirian gampong.

Selain itu, peningkatan produksi komoditas perikanan juga diharapkan dapat mendukung upaya pengendalian inflasi daerah.

DPMPKB Aceh Jaya berkomitmen terus melakukan pemantauan dan mendorong optimalisasi program ketahanan pangan agar potensi ekonomi di setiap gampong dapat berkembang serta memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat. []

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Back to top button