DISTORI.ID – Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) memperkuat koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara untuk menjaga kelancaran pasokan dan distribusi bahan bakar minyak (BBM) di Kepulauan Nias.
Komitmen tersebut mengemuka saat Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution, melakukan kunjungan kerja ke Fuel Terminal (FT) Gunungsitoli, Rabu (28/10/2026).
Kunjungan ini sekaligus menjadi bagian dari persiapan menghadapi periode Natal 2026 dan Tahun Baru 2027 (Nataru), ketika kebutuhan energi masyarakat diperkirakan meningkat.
Dalam kunjungan tersebut, Bobby didampingi perwakilan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Sumatera Utara. Rombongan disambut jajaran manajemen Fuel Terminal Gunungsitoli.
Peninjauan dilakukan untuk melihat langsung kesiapan sarana dan fasilitas, sistem distribusi, serta langkah antisipasi dalam menjaga kelancaran penyaluran BBM ke seluruh wilayah Kepulauan Nias.
Bobby Nasution menyoroti kondisi infrastruktur jalan dan jembatan yang menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung distribusi BBM.
Sejumlah ruas jalan di Kepulauan Nias masih dalam proses pembangunan maupun penanganan akibat longsor. Kondisi tersebut berdampak pada mobilitas kendaraan pengangkut BBM sehingga membutuhkan penyesuaian dalam proses distribusi.
“Pemerintah Provinsi Sumatera Utara akan segera mengatasi hal ini agar distribusi BBM dari Fuel Terminal Gunungsitoli ke seluruh Kepulauan Nias semakin lancar. Menjelang Natal dan Tahun Baru, distribusi BBM ke Kepulauan Nias akan normal kembali,” ujar Bobby.
Selain persoalan infrastruktur, Gubernur juga menekankan pentingnya kesiapan fasilitas penyimpanan dan penyaluran BBM, keandalan armada pengangkut, serta pengawasan distribusi BBM bersubsidi.
Pengawasan tersebut diperlukan agar penyaluran tetap sesuai ketentuan dan tepat sasaran, sehingga kebutuhan energi masyarakat dapat terpenuhi.
Pjs. Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Silvani Maiyestuhariani, mengapresiasi perhatian dan dukungan Pemprov Sumatera Utara dalam menjaga kelancaran distribusi energi di Kepulauan Nias.
“Kami mengapresiasi perhatian dan dukungan Bapak Gubernur Sumatera Utara, khususnya dalam upaya percepatan penanganan akses infrastruktur yang menunjang distribusi BBM. Sinergi ini menjadi bagian penting dalam menjaga kelancaran pelayanan energi bagi masyarakat Kepulauan Nias, terutama menjelang periode Natal dan Tahun Baru,” kata Silvani.
Fuel Terminal Gunungsitoli merupakan salah satu fasilitas strategis Pertamina Patra Niaga untuk memenuhi kebutuhan energi masyarakat di Kepulauan Nias.
BBM yang diterima melalui jalur laut selanjutnya didistribusikan ke masyarakat melalui jaringan lembaga penyalur yang tersebar di berbagai wilayah.
Saat ini, Fuel Terminal Gunungsitoli melayani penyaluran BBM ke delapan SPBU reguler dan 15 SPBU Kompak/BBM Satu Harga di empat kabupaten dan satu kota di Kepulauan Nias.
Keberadaan jaringan tersebut menjadi bagian dari upaya Pertamina Patra Niaga dalam memperluas akses energi, termasuk bagi masyarakat di wilayah kepulauan yang memiliki tantangan geografis dan transportasi.
Silvani menambahkan, pihaknya terus memantau kondisi penyaluran serta mengoptimalkan kesiapan armada dan pola distribusi untuk mengantisipasi berbagai kendala di lapangan.
Koordinasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait juga terus diperkuat, terutama untuk mendukung kelancaran akses transportasi menuju wilayah yang membutuhkan penyesuaian distribusi.
“Pertamina Patra Niaga terus berupaya memastikan kebutuhan BBM masyarakat dapat terlayani melalui penguatan koordinasi, optimalisasi distribusi, serta kesiapan sarana dan fasilitas. Kami juga berkomitmen menjaga penyaluran BBM bersubsidi agar tepat sasaran, sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat yang berhak,” tambah Silvani.
Melalui sinergi dengan Pemprov Sumatera Utara dan seluruh pemangku kepentingan, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut berkomitmen menjaga keandalan pasokan serta kelancaran distribusi energi di Kepulauan Nias.
Upaya ini diharapkan dapat mendukung aktivitas masyarakat sekaligus menjaga pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya menjelang perayaan Natal 2026 dan Tahun Baru 2027. []






