DISTORI.ID – Pemerintah Kabupaten Aceh Jaya menegaskan komitmennya untuk meningkatkan mutu pendidikan melalui penguatan kompetensi, perlindungan profesi, dan peningkatan kesejahteraan guru. Peran tenaga pendidik dinilai menjadi faktor penting dalam mewujudkan pendidikan yang berkualitas dan berdaya saing.
Komitmen tersebut disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh Jaya, Masri, saat menghadiri pelantikan Pengurus Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Aceh Jaya Masa Bakti XXIII Tahun 2025–2030 di Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Aceh Jaya, Desa Bahagia, Kecamatan Krueng Sabee, Selasa (20/10/2026).
Pelantikan pengurus dilakukan oleh Wakil Ketua PGRI Aceh, Dr. Agus Jumaidi, yang hadir mewakili Ketua PGRI Aceh.
Dalam kesempatan itu, Masri menyampaikan pesan Bupati Aceh Jaya tentang pentingnya peran PGRI sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pendidikan sekaligus memperjuangkan aspirasi para guru.
Menurutnya, kepercayaan yang diberikan kepada pengurus PGRI bukan sekadar kehormatan, melainkan amanah besar untuk menjaga martabat profesi guru, memperkuat solidaritas, dan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan pendidikan di Aceh Jaya.
“Pendidikan yang berkualitas tidak mungkin terwujud tanpa guru yang kompeten, sejahtera, terlindungi, dan bermartabat. Oleh karena itu, memperkuat guru berarti memperkuat masa depan daerah,” demikian pesan Bupati Aceh Jaya yang disampaikan Masri.
Pemerintah Kabupaten Aceh Jaya berharap hubungan kemitraan dengan PGRI semakin erat, khususnya dalam mendorong peningkatan kompetensi tenaga pendidik, pemenuhan hak dan kesejahteraan guru sesuai ketentuan, serta penguatan perlindungan profesi.
Selain itu, kolaborasi tersebut diharapkan mampu mendukung pemerataan kualitas pendidikan di seluruh wilayah Aceh Jaya agar setiap peserta didik memperoleh layanan pendidikan yang berkualitas.
PGRI juga didorong untuk tidak hanya menjadi wadah organisasi profesi, tetapi turut mengambil peran aktif dalam menyampaikan gagasan, membangun dialog, dan mencari solusi atas berbagai persoalan pendidikan.
Upaya tersebut perlu dilakukan melalui komunikasi dan kolaborasi yang konstruktif dengan pemerintah daerah.
Kepada seluruh pengurus dan anggota PGRI, Bupati Aceh Jaya mengajak agar senantiasa menjaga persatuan, memperkuat solidaritas, dan memastikan keberadaan organisasi memberikan manfaat nyata bagi para guru maupun masyarakat luas.
Secara khusus, Ketua PGRI Aceh Jaya, Julianto, bersama jajaran pengurus yang baru dilantik diharapkan mampu menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab serta memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah.
Melalui kerja sama yang berkelanjutan antara pemerintah dan organisasi profesi guru, pembangunan sektor pendidikan di Aceh Jaya diharapkan semakin maju, berkualitas, dan mampu membentuk generasi yang berkarakter. []






