DISTORI.ID – Kecelakaan melibatkan truk tangki pengangkut bahan bakar minyak (BBM) jenis solar terjadi di Jalan Tol Makassar, tepat di depan Gerbang Tol Tamalanrea, Kecamatan Tamalanrea, Makassar, Rabu (2/9/2026) sekitar pukul 09.00 WITA.
Truk tangki tersebut menabrak kendaraan kontainer yang melaju di depannya.
Benturan mengakibatkan bagian tangki bocor sehingga ribuan liter solar tumpah dan menggenangi badan jalan.
Tumpahan BBM itu sempat mengganggu akses kendaraan berukuran besar yang akan memasuki lajur satelit Gerbang Tol Tamalanrea.
Corporate Communication PT Makassar Metro Network (MMN), Achmad Syauki, menjelaskan kecelakaan bermula ketika truk tangki hendak masuk ke lajur satelit gerbang tol.
Saat itu, kendaraan diduga mengalami rem blong sehingga tidak dapat dikendalikan dan akhirnya menabrak kontainer di depannya.
“Saat driver akan memasuki lajur satelit Gerbang Tamalanrea, kendaraan tangki tiba-tiba mengalami rem blong dan menabrak kendaraan kontainer yang berada di depannya,” kata Achmad Syauki kepada wartawan, Rabu (2/9/2026).
Akibat kerasnya benturan, tangki mengalami kerusakan dan solar mulai mengalir ke permukaan jalan.
Kondisi tersebut membuat petugas harus segera melakukan penanganan agar tidak membahayakan pengguna jalan maupun mengganggu arus lalu lintas.
Petugas Patroli Jalan Tol Makassar bersama kepolisian kemudian mendatangi lokasi untuk mengamankan area sekaligus mengatur kendaraan yang melintas.
Penanganan tumpahan solar turut melibatkan PT Pertamina yang mengerahkan vacuum truck untuk membersihkan BBM dari badan jalan.
“Tumpahan solar di jalanan kemudian disedot karena tumpahan solar dan posisi kendaraan truk mengakibatkan kendaraan besar yang hendak masuk di lajur satelit terhambat,” ujar Syauki.
Penyedotan dan pembersihan dilakukan sampai permukaan jalan dipastikan aman kembali dilalui kendaraan.
Setelah seluruh tumpahan solar berhasil ditangani, kondisi lalu lintas di Jalan Tol Makassar, khususnya kawasan Gerbang Tol Tamalanrea, berangsur normal. Lajur yang sebelumnya terdampak kecelakaan juga kembali bisa digunakan.
Kasatlantas Polrestabes Makassar AKBP Dwimarita Susanti memastikan situasi di lokasi telah aman dan tidak ada lagi gangguan terhadap arus kendaraan.
“Sudah bisa digunakan lagi oleh pengendara dan tidak ada hambatan,” tandasnya. []






