DISTORI.ID – Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengurus dan anggota Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) atas dedikasi dan kontribusi mereka dalam mendukung berbagai kegiatan Pemerintah Kota Banda Aceh.
Selama ini, RAPI dinilai aktif berperan dalam penanggulangan bencana, pengamanan kegiatan pemerintahan, penyambutan tamu daerah, hingga mendukung pelaksanaan agenda nasional dan berbagai festival yang digelar di Kota Banda Aceh.
“Selama ini kami merasakan kemampuan dan kontribusi RAPI yang sangat luar biasa. Di setiap situasi dan berbagai kegiatan pemerintah, RAPI selalu hadir memberikan dukungan komunikasi yang sangat membantu,” ujar Illiza saat membuka Musyawarah Wilayah (Muswil) VIII RAPI 01.01 Kota Banda Aceh di Aula Gedung Mawardy Nurdin, Sabtu (1/8/2026).
Menurut Illiza, RAPI telah menjadi mitra strategis pemerintah, terutama dalam mendukung komunikasi kebencanaan, pelayanan kepada masyarakat, serta penyebaran informasi yang cepat dan akurat.
Ia menegaskan, peran RAPI perlu terus diperkuat sejalan dengan komitmen Banda Aceh sebagai kota tangguh bencana.
Untuk itu, Pemerintah Kota Banda Aceh berencana mengaktifkan kembali berbagai program kesiapsiagaan yang sempat tidak berjalan, sekaligus memperkuat kolaborasi dengan para relawan.
“Kami akan kembali menghidupkan berbagai program kesiapsiagaan yang sempat tidak berjalan, termasuk memperkuat kolaborasi dengan para relawan,” katanya.
Di hadapan peserta musyawarah, Illiza berharap kepengurusan RAPI yang akan datang mampu membawa organisasi menjadi lebih profesional melalui peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM), penguatan kelembagaan, serta penyediaan sarana dan prasarana pendukung.
Ia juga membuka peluang kerja sama antara RAPI dan Banda Aceh Academy dalam pelaksanaan pelatihan serta sertifikasi anggota.
Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan kompetensi para relawan sehingga memiliki standar kemampuan yang lebih baik dalam mendukung penanggulangan bencana.
Selain peningkatan kapasitas, Pemerintah Kota Banda Aceh juga tengah mengkaji skema dukungan bagi para relawan RAPI yang selama ini bekerja secara sukarela membantu masyarakat dalam berbagai kondisi darurat.
“Kontribusi para relawan sangat besar. Mereka meninggalkan pekerjaan pribadinya untuk membantu masyarakat ketika terjadi bencana. Ini sedang kami kaji agar ada bentuk dukungan yang dapat diberikan pemerintah,” ungkapnya.
Mengakhiri sambutannya, Illiza mengajak seluruh anggota RAPI untuk terus menjaga etika berkomunikasi di udara, meningkatkan profesionalisme, serta berperan aktif dalam menangkal penyebaran hoaks dan informasi yang menyesatkan di tengah masyarakat. []






