DISTORI.ID – Musisi kenamaan Indonesia, Isyana Sarasvati, resmi mempersembahkan album kelima bertajuk “EKLEKTIKO”. Album ini menjadi tonggak penting dalam perjalanan kariernya, menghadirkan eksplorasi musikal yang bebas, lintas genre, dan sarat refleksi personal.
Sebagai sebuah proyek multichapter, “EKLEKTIKO” dibagi ke dalam empat fase utama, yaitu Lunora, MAMIU, Cecilia, dan ABADHI. Masing-masing chapter membawa identitas musikal dan emosional yang berbeda.
Lunora menekankan semangat kolaborasi, MAMIU menyoroti sisi imajinatif dengan pesan kemurnian, Cecilia menampilkan kedewasaan dan refleksi, sementara ABADHI menjadi fase penyatuan energi, penerimaan, serta keseimbangan.
Lagu “BURN” dari chapter ABADHI dipilih sebagai focus track. Dengan perpaduan pop, electronic, dan metal, Isyana memperkenalkan warna baru yang ia sebut Trance Metal (Dance Metal).
“BURN adalah salah satu track di album yang paling merepresentasikan makna EKLEKTIKO. Perpaduan antara pop, electronic, dan metal melahirkan warna baru yaitu Trance Metal (Dance Metal) yang jadi eksplorasi baru untukku,” katanya.
“Sebagai pribadi yang kinestetik, aku menciptakan lagu ini untuk menemani teman-teman beraktivitas, terutama saat berolahraga. Semoga ‘BURN’ bisa jadi pemicu semangat untuk menjalani hari,” ujar Isyana.
Video musik “BURN” turut memperkuat pesan album dengan skala produksi besar, menampilkan Isyana bersama 60 penari dalam koreografi yang terstruktur dan visual yang kuat. Pendekatan ini menegaskan bahwa “EKLEKTIKO” tidak hanya hadir sebagai karya audio, tetapi juga sebagai pengalaman visual dan performatif yang menyeluruh.
Selain “BURN”, album ini juga menampilkan “Be Alright” (feat. Kamga) sebagai second focus track. Dengan nuansa R&B yang lebih ringan, lagu ini melengkapi chapter Lunora yang sebelumnya diwarnai kolaborasi Isyana bersama VIDI, Hindia, dan Afgan.
Isyana menegaskan bahwa album ini merupakan refleksi perjalanan hidupnya. “EKLEKTIKO adalah refleksiku tentang kehidupan manusia. Aku percaya kita hadir di dunia ini untuk belajar merasakan keberagaman, menjalani baik dan buruknya kehidupan, menemukan makna di setiap perjalanan, dan merayakan semuanya. Album ini adalah bentuk terima kasihku atas setiap proses itu,” ucap Isyana.
Proyek ini juga dilengkapi dengan lebih dari 30 output visual yang dirilis di kanal YouTube Isyana Sarasvati, merangkum keseluruhan cerita dari perjalanan album. Dengan konsep multichapter, “EKLEKTIKO” menghadirkan spektrum emosi dan dinamika yang luas, menjadikannya pengalaman yang tidak hanya didengar, tetapi juga dirasakan bersama para pendengar dan ISYANATION.
Album “EKLEKTIKO” resmi dirilis pada 21 Mei 2026 di seluruh platform musik digital dengan daftar lagu yang terbagi dalam empat chapter. []






