EKONOMINEWS

BBM Subsidi Tak Naik Meski Harga Minyak Dunia Mencekik

DISTORI.ID – Pemerintah memastikan harga bahan bakar minyak (BBM) subsidi tidak akan mengalami kenaikan dalam waktu dekat, meskipun situasi geopolitik di Timur Tengah sedang memanas dan berpotensi memicu lonjakan harga minyak mentah dunia.

Jaminan tersebut disampaikan langsung oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, yang menegaskan bahwa masyarakat tidak perlu khawatir terkait harga BBM bersubsidi hingga perayaan Idul Fitri.

“Untuk harga BBM subsidi, saya pastikan bahwa sampai dengan Hari Raya tidak ada kenaikan apa-apa. Sekali pun ada terjadi kenaikan harga minyak akibat perang Israel, Amerika, dan Iran,” kata Bahlil di Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (4/3/2026).

Pernyataan ini menjadi kabar baik bagi masyarakat yang tengah bersiap menghadapi lonjakan aktivitas menjelang Lebaran, termasuk mobilitas mudik dan peningkatan konsumsi energi.

BBM Non-Subsidi Tetap Ikuti Mekanisme Pasar
Meski harga BBM subsidi dipastikan stabil, pemerintah tetap membuka kemungkinan penyesuaian untuk BBM non-subsidi.

Hal ini karena harga BBM jenis tersebut mengikuti mekanisme pasar yang diatur dalam Peraturan Menteri ESDM Nomor 11 Tahun 2022.

Menurut Bahlil, kebijakan tersebut merupakan bagian dari sistem penyesuaian harga yang mempertimbangkan fluktuasi harga minyak mentah global.

Dengan mekanisme tersebut, harga BBM non-subsidi dapat berubah menyesuaikan perkembangan pasar energi dunia.

Stok Energi Dijamin Aman Jelang Idul Fitri

Selain memastikan stabilitas harga, pemerintah juga menjamin ketersediaan pasokan energi nasional dalam kondisi aman menjelang Lebaran.

Stok BBM hingga LPG disebut telah dipersiapkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama periode libur panjang.

“Kami sudah mengantisipasi bahwa stok BBM kita untuk menjelang Hari Raya Idul Fitri, Insyaallah semua aman, termasuk dengan LPG. Jadi enggak perlu ada keraguan sekali pun memang terjadi dinamika global di Iran dan Israel,” tegas Bahlil.

Pemerintah juga akan terus melakukan koordinasi lintas kementerian dan lembaga guna memastikan distribusi energi berjalan lancar selama masa Lebaran.

Langkah ini dilakukan agar aktivitas ekonomi nasional tetap stabil dan mobilitas masyarakat selama mudik tidak terganggu oleh masalah pasokan energi.

Dengan kepastian harga dan jaminan ketersediaan energi, pemerintah berharap masyarakat dapat menjalani bulan Ramadan dan perayaan Idul Fitri dengan lebih tenang meski kondisi geopolitik global tengah bergejolak. []

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Back to top button