DAERAHNEWSPERISTIWA

Kekeringan Meluas, Pemkot Makassar Genjot Distribusi Air Bersih ke Warga

DISTORI.ID – Kekeringan yang melanda sejumlah wilayah di Kota Makassar mendorong Pemerintah Kota Makassar memperbesar skala penanganan.

Melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), distribusi air bersih kini digenjot hingga mencapai 157 titik dalam sehari.

Jumlah tersebut melonjak signifikan dibandingkan sebelumnya yang hanya berada di kisaran 50 hingga 70 titik per hari.

Langkah ini dilakukan untuk memastikan kebutuhan dasar warga terdampak kekeringan tetap terpenuhi selama masa Tanggap Darurat Bencana (TDB).

Kepala Pelaksana BPBD Kota Makassar, M. Fadli Tahar, mengatakan peningkatan distribusi dilakukan sebagai bentuk respons pemerintah terhadap kebutuhan masyarakat yang terus berkembang di lapangan.

“Apa yang kami lakukan sesuai arahan Bapak Wali Kota, Pak Munafri. Hari ini distribusi air bersih sudah mencapai 157 titik. Ini bentuk nyata bahwa Pemerintah Kota terus meningkatkan kapasitas respons sesuai kebutuhan masyarakat,” kata Fadli, Rabu (9/9/2026).

Menurutnya, operasi distribusi air bersih terus diperluas mengikuti pemetaan kebutuhan warga. Dari sebelumnya sekitar 50 titik, meningkat menjadi 70 titik, hingga kini mencapai 157 titik per hari.

Total penerima manfaat distribusi air bersih tersebut mencapai 3.802 kepala keluarga atau 12.939 jiwa.

Fadli menegaskan, angka 157 titik bukan merupakan jumlah yang bersifat tetap. Cakupan distribusi dapat bertambah atau berubah sesuai perkembangan kondisi kekeringan dan laporan kebutuhan masyarakat.

“Kita tidak boleh berhenti bergerak selama masih ada warga yang membutuhkan air bersih,” tegasnya.

BPBD bersama unsur terkait, lanjut Fadli, terus melakukan pemantauan dan pemetaan wilayah yang membutuhkan pasokan air.

Armada distribusi kemudian diarahkan berdasarkan tingkat kebutuhan di masing-masing lokasi.

“Kami BPBD bersama unsur terkait terus melakukan pemantauan, memetakan kebutuhan air bersih, serta mengarahkan armada distribusi ke wilayah yang membutuhkan,” ujarnya.

Pola tersebut diterapkan agar operasi tanggap darurat tidak berjalan secara kaku. Pemerintah ingin memastikan distribusi air dapat bergerak mengikuti perubahan situasi dan kebutuhan warga.

Penanganan kekeringan juga dilakukan melalui kolaborasi lintas sektor. BPBD menggandeng Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat), PMI, Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS), PDAM, pemerintah kecamatan dan kelurahan, hingga relawan.

Kolaborasi tersebut memperkuat kapasitas pemerintah dalam menjangkau warga yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih.

Fadli mengatakan kebutuhan masyarakat dalam situasi tanggap darurat dapat berubah setiap hari. Karena itu, kapasitas operasi akan terus disesuaikan dengan kondisi aktual.

“Ketika jumlah titik kebutuhan meningkat, kapasitas operasi juga akan ditingkatkan,” katanya.

Ia menegaskan, capaian 157 titik distribusi dalam sehari menunjukkan semakin luasnya jangkauan intervensi pemerintah dalam menghadapi dampak kekeringan.

“Jadi, 157 titik hari ini bukan sekadar angka, tetapi menggambarkan semakin luasnya jangkauan pelayanan pemerintah dalam menghadapi dampak kekeringan,” sambung Fadli.

Pemkot Makassar memastikan distribusi air bersih tetap menjadi prioritas selama masa tanggap darurat kekeringan berlangsung.

Pemerintah menyadari air bersih merupakan kebutuhan vital bagi warga, bukan sekadar bantuan sementara.

“Karena itu, kami memastikan kebutuhan tersebut tetap menjadi prioritas selama masa tanggap darurat kekeringan berlangsung,” jelasnya.

Untuk mempercepat penanganan laporan warga, Pemkot Makassar juga membuka kanal pengaduan melalui aplikasi Lontara+. Warga dapat menyampaikan kebutuhan distribusi air melalui layanan tersebut.

Selain itu, laporan juga dapat disampaikan melalui hotline darurat 112 atau nomor layanan 08155112112.

Pemkot Makassar mengimbau masyarakat terdampak kekeringan segera melaporkan kebutuhan air bersih di wilayah masing-masing agar dapat dipetakan dan ditindaklanjuti dengan cepat. []

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Back to top button