HUKUMNEWSPERISTIWA

Konflik Papua Memanas, TPNPB Klaim Bakar Rumah dan Sebut 11 Orang Tewas

DISTORI.ID – Kelompok yang mengatasnamakan Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) Kodap XIII Kegepa Nipouda Paniai mengklaim bertanggung jawab atas aksi pembakaran sejumlah rumah di Enarotali, Kabupaten Paniai, Papua Tengah.

Klaim tersebut disampaikan Manajemen Markas Pusat Komnas TPNPB melalui siaran pers yang diterima pada Senin, 7 September 2026.

Dalam pernyataannya, kelompok tersebut menyebut aksi dilakukan oleh pasukan dari Kowip II Batalyon 6 Obeigi Kago.

Dalam siaran pers itu disebutkan, aksi berlangsung setelah pasukan melakukan pemantauan situasi selama sekitar 30 menit.

Kelompok tersebut mengklaim pembakaran dilakukan sekitar tengah malam dan menyebut terdapat 11 orang yang tewas dalam kejadian tersebut.

TPNPB juga mengklaim para korban merupakan orang yang mereka tuduh sebagai agen intelijen pemerintah Indonesia.

Namun, identitas korban maupun jumlah korban jiwa yang disebutkan dalam siaran pers tersebut belum dapat diverifikasi secara independen.

Kelompok tersebut menyatakan bertanggung jawab atas aksi pembakaran dan meminta aparat TNI-Polri tidak melakukan penangkapan terhadap warga sipil secara sembarangan sebagai tindak lanjut kejadian tersebut.

Dalam pernyataan yang sama, TPNPB juga mengeluarkan peringatan kepada warga pendatang maupun masyarakat Papua yang disebut mendukung pemerintah Indonesia.

Mereka diminta menjauh dari aparat keamanan dan sejumlah aktivitas pemerintahan.

TPNPB bahkan menyebut akan melakukan operasi lanjutan di wilayah Kota Enarotali dan Madi, Kabupaten Paniai, Papua Tengah.

Pernyataan tersebut juga memuat imbauan kepada sejumlah kelompok masyarakat agar menghentikan aktivitasnya karena dikhawatirkan menjadi sasaran dalam aksi berikutnya.

Manajemen Markas Pusat Komnas TPNPB menyatakan pernyataan tersebut disampaikan sebagai peringatan agar tidak terjadi korban jiwa yang lebih banyak di tengah konflik bersenjata di Papua.

Siaran pers tersebut ditandatangani oleh sejumlah pimpinan TPNPB-OPM, di antaranya Jenderal Goliath Tabuni, Letnan Jenderal Melkisedek Awom, Mayor Jenderal Terianus Satto, dan Mayor Jenderal Lekagak Telenggen.

Hingga berita ini disusun, klaim mengenai pembakaran puluhan rumah serta 11 korban tewas sebagaimana disampaikan dalam siaran pers tersebut masih memerlukan verifikasi dari pihak berwenang dan sumber independen. []

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Back to top button