DISTORI.ID – Serangan yang diduga dilakukan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) terhadap pekerja proyek pembangunan jalan milik PT SHJ di Kabupaten Tolikara, Papua Pegunungan, menewaskan lima orang.
Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu (2/8) malam di kawasan Distrik Woniki.
Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih Kolonel Inf Tri Purwanto membenarkan adanya insiden tersebut.
Menurutnya, aparat gabungan TNI dan Polri kini tengah melakukan evakuasi korban sekaligus mengamankan lokasi kejadian.
“Benar, telah terjadi penembakan yang menyebabkan sejumlah pekerja PT SHJ meninggal dunia. Saat ini proses evakuasi masih berlangsung,” ujar Tri Purwanto di Jayapura, Senin (3/8), seperti dikutip dari Antara.
Tri mengungkapkan, dari lima korban meninggal dunia, empat di antaranya telah berhasil diidentifikasi.
Mereka adalah Arman Sibarani, Erlin Aritonang, Alfons, dan Barengga. Sementara satu korban lainnya masih dalam proses identifikasi.
Ia menjelaskan, tiga jenazah telah dievakuasi ke RSUD Mulia, Kabupaten Puncak Jaya.
Satu jenazah lainnya dibawa ke Karubaga, sedangkan satu korban masih berada di lokasi kejadian dan menunggu proses evakuasi.
Berdasarkan informasi sementara, penyerangan terjadi saat para pekerja sedang beristirahat di kamp PT SHJ pada Minggu malam.
Aparat masih mendalami kronologi lengkap serta motif di balik aksi tersebut.
Kodam XVII/Cenderawasih mengecam keras aksi kekerasan itu karena menyasar warga sipil yang tengah menjalankan pekerjaan pembangunan infrastruktur untuk mendukung konektivitas dan pelayanan masyarakat di Papua.
Saat ini personel TNI dan Polri terus melakukan pengejaran terhadap kelompok pelaku.
Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga stabilitas keamanan di wilayah setempat sekaligus memberikan perlindungan kepada masyarakat.
Tri juga menyampaikan bahwa saat kejadian terdapat 10 pekerja di kamp PT SHJ.
Dari jumlah tersebut, tiga orang hingga kini masih belum diketahui keberadaannya sehingga proses pencarian terus dilakukan oleh aparat keamanan. []






