DISTORI.ID – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto berencana mengumpulkan seluruh gubernur, bupati, dan wali kota di Jakarta untuk membahas pelaksanaan program Indonesia Aman, Sehat, Resik, dan Indah (ASRI).
Hal itu disampaikan Prabowo saat memberikan keterangan di Batang, Jawa Tengah, Kamis (30/7).
Menurutnya, rapat tersebut akan difokuskan sepenuhnya pada implementasi program ASRI yang menitikberatkan pada aspek keamanan, kesehatan, kebersihan, dan keindahan lingkungan.
“Nanti akan diselenggarakan rapat khusus bagi seluruh gubernur, bupati, dan wali kota di Jakarta. Waktu pelaksanaannya belum bisa saya pastikan, tetapi pembahasannya hanya mengenai program ASRI, yaitu keamanan, kesehatan, kebersihan, dan keindahan lingkungan kita,” ujar Prabowo.
Presiden menilai program ASRI menjadi salah satu fondasi penting dalam mendukung kemajuan Indonesia.
Karena itu, pemerintah berkomitmen mendorong transformasi nasional melalui penguatan sektor industri dan hilirisasi sumber daya alam.
Menurut Prabowo, Indonesia perlu memperluas industri pengolahan sumber daya alam, membangun lebih banyak fasilitas produksi, serta terus menghadirkan inovasi dalam proses hilirisasi.
Ia juga menegaskan bahwa keberhasilan mencapai ketahanan dan kemandirian pangan harus dipertahankan dan terus diperkuat.
“Kita sudah berhasil mencapai ketahanan dan kemandirian pangan. Pencapaian ini harus terus dijaga dan diperkuat agar tidak terganggu,” katanya.
Prabowo juga mengingatkan bahwa situasi global masih dipenuhi ketidakpastian. Oleh sebab itu, Indonesia harus memastikan memiliki cadangan energi yang memadai sekaligus menjaga kelestarian lingkungan di tengah dampak perubahan iklim dan pemanasan global.
Salah satu fokus pemerintah, lanjutnya, adalah menyelesaikan persoalan sampah secara menyeluruh di seluruh Indonesia.
“Insyaallah dalam satu hingga dua tahun ke depan kita akan melihat perubahan yang sangat signifikan. Penanganan masalah sampah akan dilakukan secara menyeluruh, dan saya menargetkan persoalan sampah di seluruh Indonesia dapat diselesaikan pada akhir 2027,” tegasnya.
Dalam kunjungan kerjanya ke Jawa Tengah pada hari yang sama, Prabowo lebih dulu meresmikan hasil pemugaran tahap pertama bangunan cagar budaya Stasiun Semarang Tawang.
Usai peresmian, ia menjajal Kereta Api Nusantara Explorer dari Stasiun Semarang Tawang menuju Kabupaten Batang.
Setibanya di Batang, Presiden meresmikan pelaksanaan akad pengalihan hak milik secara serentak bagi 62 ribu unit rumah subsidi KPR.
Kegiatan tersebut digelar di 165 lokasi yang tersebar di 372 kabupaten/kota di 36 provinsi, dengan acara utama dipusatkan di Kabupaten Batang. []






