DISTORI.ID – Stadion New York–New Jersey bergemuruh saat final Piala Dunia FIFA 2026 dimulai. Ribuan penonton bersorak, namun suasana berubah ketika Tom Cruise naik ke panggung. Dengan suara lantang, ia menyerukan persatuan.
“Sepak bola adalah bahasa yang diucapkan tanpa kata-kata, sebuah kekuatan yang menyatukan orang,” katanya. Penonton mendengarkan, sebagian terkesima, sebagian lain mengernyit.
Kritikus Spanyol, Miguel Herrera, langsung melontarkan komentar pedas. “Ini bukan panggung Oscar. Mengapa harus aktor Hollywood yang bicara soal persatuan?” katanya.
Dari Buenos Aires, pengamat budaya pop Lucia Fernandez menilai pidato itu terlalu dramatis. “Sepak bola punya cerita sendiri. Tidak perlu narasi ala Hollywood,” ujarnya.
Di Brasil, jurnalis Rafael Gomes menulis bahwa pidato Cruise adalah bentuk komersialisasi. “Piala Dunia sudah glamor. Kehadiran Cruise hanya menambah lapisan promosi,” tulisnya.
Namun, jurnalis Amerika Sarah Johnson membela. “Pidato itu berhasil membangkitkan semangat stadion. Cruise tahu cara menciptakan momen,” katanya.
Pertunjukan paruh waktu menghadirkan Madonna, BTS, Justin Bieber, Shakira, Burna Boy, Chris Martin, dan Muppets. []






