OLAHRAGA

Timnas U17 Vietnam Satu-satunya Wakil ASEAN yang Lolos ke Piala Dunia 2026

DISTORI.ID – Timnas Vietnam U17 memastikan satu tempat di Piala Dunia U17 2026 setelah menumbangkan Uni Emirat Arab U17 dengan skor 3-2 di King Abdullah Sports Hall pada Kamis (14/5/2026) dini hari WIB.

Hasil ini menjadikan Vietnam sebagai satu-satunya perwakilan dari wilayah Asia Tenggara yang akan bertanding di ajang bergengsi tersebut.

Kemenangan tipis tersebut diraih melalui sumbangan gol dari Chu Ngoc Nguyen Luc pada menit ke-41, Nguyen Van Duong di menit ke-48, dan Nguyen Manh Cuong pada menit ke-69.

Uni Emirat Arab sempat memberikan perlawanan melalui gol cepat Al Mheirr saat laga baru berjalan satu menit serta gol Mahrous di menit ke-56.

Pencapaian The Golden Star Warriors pada edisi kali ini mencatatkan kemajuan signifikan dibandingkan performa mereka pada tahun 2025 yang hanya menempati posisi juru kunci grup B.

Vietnam berhasil melampaui tim-tim ASEAN lainnya seperti Indonesia, Thailand, dan Myanmar yang gagal melewati fase grup Piala Asia U17 2026.

Thailand dan Myanmar tersingkir lebih awal setelah menempati posisi terbawah di grup A dengan raihan satu poin.

Di sisi lain, langkah Timnas Indonesia U17 juga terhenti di babak penyisihan grup setelah kalah dari Jepang pada pertandingan terakhir dan finis di posisi keempat dengan koleksi tiga poin.

Pelatih Timnas Vietnam U17, Cristiano Roland, menyatakan bahwa keberhasilan timnya menembus kualifikasi merupakan ganjaran yang sepadan bagi para pemainnya.

“Pertama-tama, saya ingin mengucapkan selamat. Kualifikasi dan tempat di Piala Dunia adalah hasil yang pantas dari kerja keras yang telah kami lakukan bersama generasi pemain ini,” kata Cristiano Roland.

Juru taktik asal Brasil tersebut menekankan pentingnya proses perkembangan para pemain muda selama berkompetisi di tingkat benua untuk membentuk kedewasaan bertanding mereka.

“Saya mencoba menyampaikan semua pengalaman saya agar mereka memahami intensitas kompetisi Asia. Bagi para pemain muda ini, setiap pertandingan adalah pelajaran, dan mereka berkembang sangat cepat,” ujar Roland.

Ketangguhan mental skuad muda Vietnam sempat di uji setelah mereka menelan kekalahan dari Korea Selatan pada laga sebelumnya, yang sekaligus mengakhiri rekor tidak terkalahkan tim.

“Setelah kekalahan sebelumnya, seluruh tim sangat kecewa karena rekor tak terkalahkan kami baru saja berakhir. Menghadapi pertandingan ini dengan tekanan untuk menang dan kemudian kebobolan begitu cepat merupakan tantangan besar,” tutur Roland.

Meskipun sempat berada dalam situasi tertekan karena tertinggal lebih dulu dari Uni Emirat Arab, Roland menilai anak asuhnya mampu menjaga fokus dan organisasi permainan di lapangan.

Namun para pemain membuktikan bahwa mereka siap dalam segala hal.

Pelajaran dari masa lalu membantu mereka menjaga ketenangan, organisasi, dan semangat juang yang tak terjoyahkan untuk bangkit dari ketertinggalan.

“Itulah karakter yang selalu kami cari,” puji Roland. []

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Back to top button