DISTORI.ID – Pertandingan big match super league pekan ke-32 antara Persija Jakarta vs Persib yang sejatinya berlangsung di Stadion Gelora Bung Karno dipindahkan ke Stadion Sigeri Samarinda.
Salah satu penyebab yang mencuat adalah adanya agenda Milad ke-15 GRIB Jaya di kawasan Senayan pada hari yang sama.
Organisasi masyarakat (Ormas) GRIB Jaya diketahui akan menggelar acara Milad ke-15 di Istora Senayan, kompleks Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Pusat pada Minggu, 10 Mei 2026.
Informasi tersebut diketahui dari unggahan poster di akun Instagram @gribjayasukabumi pada Rabu, 6 Mei 2026.
Keadaan ini dinilai menjadi pemicu batalnya laga klasik BRI Super League 2025/2026 digelar di GBK.
Pasalnya laga lanjutan putaran kedua BRI Super League 2025/2026 yang mempertemukan dua musuh bebuyutan tersebut dihelat pada hari yang sama.
Menanggapi hal itu, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengaku tidak mengetahu jika ada acara Milad GRIB Jaya pada hari yang sama.
“Terus terang saya nggak tahu kalau ada acara GRIP, secara pribadi ya saya nggak tahu,” kata Pramono di Balai Kota Jakarta pada Kamis, 7 Mei 2026.
Mas Pram sapaan akrab Pramono enggan berpolemik terkait kondisi tersebut.
Pramono mengaku sudah bertemu dengan Kapolda Metro Jaya Irjen Pol. Asep Edi Suheri untuk mendengar secara langsung alasan tidak dikeluarkannya izin pertandingan.
Menurut politisi PDI Perjuangan itu, alasan tidak dikeluarkannya izin pertandingan dari kepolisian, cukup rasional.
Namun Pramono tidak menjelaskan secara rinci apa alasan di balik gagalnya Persija menjamu Persib di GBK.
“Reasoning atau alasan yang disampaikan oleh pihak-pihak yang berkompeten untuk penyelenggaraan ini saya sudah mendengarkan secara langsung,” terangnya.
Pramono pun mengaku sangat kecewa karena tidak bisa menyaksikan pertandingan super big match tersebut secara langsung.
“Saya pribadi kecewa karena saya berharap bahwa pertandingan bisa diadakan di Jakarta. Tetapi saya tidak mau berpolemik terhadap hal itu,” pungkasnya. []






