DISTORI.ID – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Aceh Jaya sambangi Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) di Jakarta, Sabtu (17/1/2026).
Kedatangan Desi Maulidar yang didampingi Bupati Aceh Jaya bersama Kadis Kominsa dalam rangka konsultasi upaya pencegahan dan penanganan kekerasan terhadap perempuan dan anak yang kian hari terus meningkat.
”Ini bentuk komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat upaya pencegahan dan penanganan kekerasan terhadap perempuan anak di Aceh Jaya,” ujar Desi Maulidar.
Adapun kunjungan tersebut karena meningkatnya kasus kekerasan terhadap anak di Aceh Jaya sepanjang 2025.
Berdasarkan data UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA), tercatat 13 kasus kekerasan terhadap anak, dengan mayoritas merupakan kekerasan seksual.
Ia juga menegaskan bahwa isu perlindungan anak membutuhkan perhatian serius dan dukungan lintas sektor, termasuk penguatan kebijakan, pendampingan, serta edukasi berkelanjutan hingga ke tingkat keluarga dan desa.
Tentunya, kasus kekerasan terhadap anak menjadi alarm bagi kita semua. Keluarga adalah benteng pertama, namun negara juga harus hadir melalui sistem perlindungan yang kuat dan berkelanjutan,” ujar Desi Maulidar di sela pertemuan dengan jajaran Kementerian PPPA.
Oleh sebab itu, TP PKK Aceh Jaya mendorong adanya sinergi program antara pusat dan daerah, khususnya dalam peningkatan kapasitas kader PKK, penguatan peran UPTD PPA, serta perluasan jangkauan sosialisasi perlindungan anak hingga ke tingkat desa.
Untuk itu, penting pendekatan berbasis komunitas dan nilai keagamaan sebagai langkah preventif. Menurutnya, kolaborasi dengan tokoh agama dan lembaga kemasyarakatan menjadi strategi efektif dalam membangun kesadaran bersama terkait bahaya kekerasan terhadap anak.
”Kami berharap adanya dukungan program dan fasilitasi dari Kementerian PPPA agar upaya pencegahan tidak hanya berhenti di tingkat kabupaten, tetapi benar-benar dirasakan oleh keluarga dan anak-anak di desa,” katanya.
Oleh sebab itu, TP PKK Aceh Jaya akan terus mendorong peran aktif keluarga melalui pola komunikasi yang sehat dan pengasuhan yang aman, sehingga anak-anak memiliki ruang untuk terbuka dan terlindungi dari berbagai bentuk kekerasan.
Adapun kunjungan ini diharapkan menjadi langkah awal penguatan kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Aceh Jaya dan Kementerian PPPA dalam menciptakan lingkungan yang aman, ramah, dan layak bagi tumbuh kembang anak. []
Reporter: Zahlul Akbar






