DISTORI.ID – Empat jam terombang-ambing di tengah Laut Jawa menjadi pengalaman yang tak akan mudah dilupakan Mia Melinda (28), warga asal Kendal, Jawa Tengah.
Mia merupakan salah satu korban yang berhasil diselamatkan setelah KM Virgo Transport 8 karam di perairan Kalimantan Selatan.
Dalam kondisi seorang diri di tengah laut, ia bertahan selama berjam-jam sambil menunggu datangnya pertolongan.
Harapan Mia akhirnya muncul ketika sebuah kapal tunda atau tugboat melintas di sekitar lokasi.
Setelah bertahan dalam kondisi yang melelahkan, Mia berhasil ditemukan dan dievakuasi ke atas kapal tongkang.
Pengalaman tersebut meninggalkan trauma mendalam bagi Mia. Ia menggambarkan empat jam yang dilaluinya di tengah laut seperti sebuah mimpi.
“Rasanya kayak mimpi, ada empat jam terombang-ambing di laut,” ujar Mia.
Setelah berhasil dievakuasi, Mia kemudian diterbangkan menggunakan helikopter Dauphin HR 3601 milik Basarnas menuju Lanud Syamsudin Noor, Banjarbaru, Senin (14/9/2026).
Helikopter tersebut mendarat sekitar pukul 14.00 Wita. Mia yang terlihat masih lemas kemudian dipapah dua kru Basarnas menuju Rumah Sakit TNI AU Lanud Syamsudin Noor untuk menjalani pemeriksaan medis.
Meski kondisinya secara umum dilaporkan sehat dan masih mampu berkomunikasi, Mia mengalami luka pada bagian kepala.
Tim medis kemudian melakukan pemeriksaan lebih lanjut, termasuk rontgen, untuk memastikan kondisinya.
Keselamatan Mia menjadi secercah harapan di tengah proses pencarian korban KM Virgo Transport 8 yang masih berlangsung.
Tim SAR gabungan hingga kini terus menyisir wilayah perairan untuk menemukan korban lainnya.
Sejumlah armada udara dikerahkan, di antaranya helikopter Basarnas, pesawat CN-235MPE TNI Angkatan Laut, serta pesawat Cessna Caravan milik BNPB.
Pencarian juga diarahkan terhadap life raft yang diduga masih membawa penumpang yang berhasil bertahan setelah kapal karam.
Empat jam berada di tengah laut menjadi ujian panjang bagi Mia. Namun, kesempatan untuk kembali ke daratan akhirnya datang dan membawanya pulang untuk bertemu keluarga.
Di saat Mia telah mendapatkan pertolongan, pencarian terhadap korban lainnya masih terus dilakukan.
Setiap temuan di lokasi kejadian menjadi harapan baru agar para korban yang masih dinyatakan hilang dapat segera ditemukan dan dievakuasi. []




