DISTORI.ID – Universitas Syiah Kuala (USK) kembali menggelar Sidang Senat Terbuka dalam rangka Upacara Wisuda Pascasarjana, Program Spesialis, Pendidikan Profesi, Sarjana, dan Diploma periode Mei-Juli 2026.
Pada hari ketiga wisuda yang berlangsung di Pusat Kegiatan Akademik (AAC) Prof. Dr. Dayan Dawood, M.A., Darussalam, Banda Aceh, Jumat (28/8/2026), sebanyak 751 lulusan resmi dilepas.
Rektor USK Prof. Mirza Tabrani, mengatakan secara keseluruhan terdapat 3.028 wisudawan pada periode tersebut. Dari jumlah itu, sebanyak 1.355 lulusan meraih predikat pujian atau cumlaude.
“Dari jumlah wisudawan tersebut, sebanyak 1.167 wisudawan telah dilepas pada Rabu, 26 Agustus 2026. Lalu 1.110 wisudawan telah dilepas pada Kamis, 27 Agustus 2026. Dan sebanyak 751 akan dilepas hari ini, Jumat, 28 Agustus 2026,” ujar Prof. Mirza.
Dengan bertambahnya lulusan pada periode ini, jumlah alumni USK yang dikenal sebagai Universitas Jantong Hatee Rakyat Aceh kini mencapai 176.494 orang.
Para alumni tersebut tersebar di berbagai wilayah Indonesia hingga mancanegara.
Menariknya, pada prosesi wisuda hari ketiga ini terdapat seorang lulusan Program Studi Ilmu Pemerintahan, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) USK, yakni Maghfirah Izzani, yang berhasil menyelesaikan studi tanpa skripsi melalui publikasi hasil penelitian pada jurnal bereputasi.
Dalam pidatonya, Prof. Mirza juga mengingatkan para lulusan mengenai tantangan yang akan mereka hadapi setelah memasuki dunia kerja.
Menurutnya, ketidakpastian global dan perkembangan teknologi yang semakin pesat, termasuk disrupsi akibat kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI), menuntut lulusan memiliki kemampuan beradaptasi.
“Karena itu, para lulusan tidak cukup hanya mengandalkan ijazah saja untuk mendapatkan pekerjaan, tetapi juga harus memiliki kemampuan untuk beradaptasi, berpikir kreatif, memecahkan masalah, dan terus belajar mengikuti perubahan,” tuturnya.
Ia berpesan agar para lulusan tidak hanya berorientasi untuk mencari pekerjaan, tetapi juga mampu menciptakan peluang kerja.
Para lulusan didorong untuk berani berinovasi dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.
Di akhir pidatonya, Rektor USK menyampaikan apresiasi kepada para orang tua dan wali wisudawan yang telah memberikan dukungan serta mempercayakan pendidikan putra-putrinya kepada USK.
“Pencapaian ini bukanlah buah dari kerja keras Saudara semata. Ada doa yang tak pernah putus dan ada keringat yang tak pernah diceritakan. Merekalah yang berjuang dan berkorban agar Saudara bisa berdiri di titik ini hari ini,” pungkasnya. []






