DISTORI.ID – Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya untuk bertindak tegas terhadap siapa pun yang menyalahgunakan amanah rakyat, khususnya pelaku korupsi dan pihak yang merugikan keuangan negara.
Penegasan tersebut disampaikan Prabowo saat menghadiri Panen Raya TNI Terintegrasi di Malang, Jawa Timur, pada Jumat (17/7/2026).
Dalam sambutannya, Prabowo mengingatkan bahwa setiap pejabat publik yang memperoleh mandat maupun menerima gaji dari uang rakyat memiliki tanggung jawab untuk mengutamakan kepentingan masyarakat.
Menurutnya, jabatan yang diemban tidak boleh digunakan untuk mengambil kebijakan atau tindakan yang justru merugikan rakyat.
“Kita tidak mau toleransi kepada mereka yang dipercaya rakyat, yang digaji oleh rakyat, tapi melaksanakan kebijakan-kebijakan dan tindakan-tindakan yang merugikan rakyat,” ujar Prabowo, Jumat (17/7/2026).
Presiden juga memastikan pemerintah tidak akan memberikan perlakuan istimewa kepada siapa pun yang terbukti menyalahgunakan kepercayaan tersebut.
Ia menegaskan, penegakan hukum akan dilakukan tanpa pandang bulu, terutama terhadap pelaku korupsi.
“Apalagi mencuri uang rakyat! Kita tidak toleransi! Saya tidak toleransi! Sebagai presiden yang dipercaya rakyat, saya tidak akan ragu-ragu!” tegasnya.
Di sisi lain, Prabowo mengajak seluruh elemen pemerintahan untuk terus menjaga persatuan dan memperkuat kerja sama dalam menjalankan tugas negara.
Seruan itu ditujukan kepada seluruh aparatur, mulai dari birokrasi, badan usaha milik negara (BUMN), hingga pemerintah daerah.
“Tapi kita sadar sekarang bahwa kita harus kompak, kita harus bersatu semua unsur, terutama mereka yang dipilih rakyat, terutama mereka yang digaji oleh rakyat, terutama mereka di dalam pemerintahan, dalam birokrasi, dalam BUMN-BUMN,” kata Prabowo. []






