DISTORI.ID – Bencana banjir merendam sejumlah pemukiman warga yang ada di Kabupaten Sambas, Provinsi Kalimantan Barat.
Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari menjelaskan, banjir terjadi akibat luapan sungai juga terjadi di Kabupaten Sambas.
“Sebanyak 28 unit rumah warga Desa Sabung Kecamatan Subah terdampak luapan Sungai Sambas,” kata Abdul Muhari dalam keterangannya, Minggu (10/5).
Abdul mengatakan bahwa tercatat 28 kepala keluarga terdampak, 2 kepala keluarga di antaranya memilih mengungsi mandiri ke rumah keluarga yang lebih aman.
Abdul menjelaskan bahwa kondisi terkini masih terjadi hujan sehingga banjir masih terjadi dengan ketinggian muka air mencapai 1,5 meter.
Berdasarkan prakiraan cuaca dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika, hampir seluruh wilayah Indonesia berpotensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang disertai angin kencang pada periode 10 sampai 11 Mei 2026.
Merespons hal tersebut, Abdul mengimbau kepada pemerintah daerah dan masyarakat untuk tetap bersiaga dan waspada menghadapi potensi bencana tanah longsor dan banjir.
“Adapun upaya yang dapat dilakukan apabila berada di sekitar daerah aliran sungai dan perbukitan, diantaranya pembersihan sampah di sungai dan drainase pemukiman untuk mencegah terjadi banjir, pemantauan rutin debit air dan segera lakukan evakuasi mandiri jika terjadi hujan dengan intensitas tinggi berdurasi lama,” imbaunya. []






