DAERAHNEWS

PUPR Aceh Barat Patching Ratusan Jalan Rusak dari Simpang Kisaran – Sawang Teube

DISTORI.ID – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Aceh Barat akan melakukan perbaikan berupa penambalan atau Patching terhadap ratusan titik jalan rusak dari Simpang Kisaran, Kecamatan Johan Pahlawan sampai ke Sawang teube di Kecamatan Kaway XVI.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas PUPR Kabupaten Aceh Barat, Fadly Octora melalui Kabid Jalan dan Jembatan Beni Hardi mengatakan, dari ruas jalan Simpang Kisaran hingga ke Sawang Teube terdapat sebanyak 189 titik jalan rusak dengan panjang mencapai 2.500 meter persegi.

“Ruas Simpanh Kisaran hingga ke Sawang Teube merupakan salah satu akses penting bagi mobilitas warga dan distribusi hasil pertanian. Karena itu, ketika terdapat kerusakan di sejumlah titik, kita segera lakukan penanganan melalui patching,” kata Beni, Senin (27/4/2026).

Dikatakan Beni, pemeliharaan infrastruktur jalan merupakan bagian dari program rutin Dinas PUPR untuk menjaga kondisi jalan agar tetap fungsional dan aman saat dilalui oleh masyarakat dan pengguna jalan.

“Kerusakan yang ditangani didominasi oleh lubang dan permukaan jalan yang mengalami retak serta aus akibat faktor usia dan tingginya intensitas kendaraan yang melintas. Jika tidak segera diperbaiki, kerusakan tersebut berpotensi meluas dan membahayakan pengguna jalan,” katanya.

Dia menjelaskan bahwa metode Patching sangat efektif dalam penanganan atau perbaikan jalan yang mengalami kerusakan lokal seperti lubang dan retak tanpa harus melakukan rekonstruksi secara menyeluruh.

“Proses pengerjaan dimulai dari pembersihan area yang rusak, pemotongan bagian yang mengalami kerusakan, kemudian dilakukan pelapisan ulang menggunakan campuran aspal sebelum dipadatkan,” ujar Beni.

Seluruh proses atau tahapan pekerjaan kata Beni akan dilakukan sesuai dengan standar teknis, agar nantinya jalan yang telah diperbaiki tersebut memiliki daya tahan yang baik dan maksimal seperti yang diharapkan.

“Kita tidak hanya mengejar kecepatan, tetapi juga kualitas. Pengawasan akan terus dilakukan agar hasil patching ini dapat bertahan dan memberikan kenyamanan bagi pengguna jalan. Aspek keselamatan dengan memasang rambu-rambu peringatan di sekitar lokasi harus diperhatikan, untuk mengantisipasi gangguan lalu lintas serta meminimalisir risiko kecelakaan selama proses perbaikan berlangsung,” ujarnya. []

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Back to top button