DISTORI.ID – Presiden Prabowo Subianto meminta jajaran menteri mengumumkan data hasil kunjungan kerja ke Amerika Serikat (AS) dan sejumlah negara lain. Laporan tersebut dijadwalkan disampaikan kepada publik pada Senin (15/6) siang.
Sebelumnya, Prabowo memanggil sejumlah anggota Kabinet Merah Putih ke kediamannya di Kertanegara, Jakarta, Minggu (14/6).
Dalam pertemuan itu, Presiden menerima laporan dari Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus Kepala BPI Danantara terkait hasil kunjungan kerja ke AS serta sejumlah negara di Eropa dan Asia.
“Dalam pertemuan tersebut, Presiden menerima laporan dari Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus Kepala BPI Danantara terkait hasil kunjungan kerjanya ke Amerika Serikat dan sejumlah negara di Eropa dan Asia,” demikian dikutip dari unggahan akun Instagram resmi Sekretariat Kabinet, Senin (15/6).
Berdasarkan laporan tersebut, pemerintah menilai terdapat peningkatan kepercayaan internasional terhadap Indonesia yang tercermin dari tingginya minat investasi dan masuknya modal ke berbagai sektor strategis nasional.
Presiden kemudian memerintahkan Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani untuk menyampaikan data dan capaian tersebut secara terbuka kepada publik di Istana Merdeka pada Senin siang.
Langkah itu disebut sebagai bagian dari komitmen pemerintah dalam menghadirkan informasi yang utuh dan berbasis data kepada masyarakat.
Pertemuan di Kertanegara turut dihadiri Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto, Kepala Badan Pengaturan BUMN Dony Oskaria, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.
Dalam unggahan yang dibagikan, para pejabat tampak duduk mengelilingi meja bundar bersama Presiden. Prabowo terlihat berada di posisi tengah dan berhadapan dengan jajaran menteri yang hadir. []






