DAERAHNEWS

Besaran Zakat Fitrah 1447 H di Kabupaten Kabupaten Nagan Raya 2,8 Kg Perjiwa

DISTORI.ID – Kantor Kementerian Agama Kabupaten Nagan Raya bersama forkopimda melakukan penentuan zakat fitrah tahun 1447 H / 2026 M di Kabupaten Nagan Raya.

Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Islam Kantor Kemenag Kabupaten Nagan Raya Taufiq SPdI menjelaskan, zakat fitrah adalah kewajiban bagi setiap umat muslim untuk menunaikannya setiap akhir ramadhan.

“Zakat fitrah adalah salah zakat yang wajib di tunaikan oleh setiap umat muslim pada akhir ramadhan, dengan takaran pembayarannya kaya maupun miskin tetap sama,” ujarnya, Selasa, 10 Maret 2026.

Penentuan tersebut berdasarkan fatwa Majelis Permusyawaratan Ulama Aceh Nomor 13 Tahun 2014 tentang Zakat Fitrah dan ketentuan-ketentuannya.

Hasil musyawarah penetapan zakat fitrah tahun 1447 H / 2026 M diikuti oleh Kantor Kemenag Kabupaten Nagan Raya, pimpinan MPU Nagan Raya, Baitul Mal Nagan Raya, dan Dinas Syariat Islam Kabupaten Nagan Raya.

Dalam rapat tersebut diputuskan bahwa besaran zakat fitrah bagi umat Islam di Kabupaten Nagan Raya tahun 1447 H / 2026 M dapat dikeluarkan dengan salah satu cara berikut:

Kadar zakat fitrah yang dikeluarkan dalam bentuk makanan pokok (beras) adalah 2,8 kilogram atau 6 (enam) kay/batok + 1 (satu) genggam/jiwa sesuai dengan beras yang di konsumsi sehari-hari.

Sedangkan Kadar zakat fitrah yang dikeluarkan dalam bentuk uang mengikuti pendapat Mazhab Hanafi dibayar seharga kurma kering, gandum sya’ir, anggur kering dan gandum bur sejumlah 3,8 kilogram/jiwa (sesuai dengan harga di pasar).

Keputusan tersebut juga mengatur tata cara pelaksanaan dan pembagiannya.

Pembayaran zakat fitrah dilakukan mulai dari dikeluarkan keputusan ini sampai sebelum pelaksanaan shalat idul fitri.

Zakat fitrah yang dihimpun agar dibagi habis kepada senif yang dihitung di desa masing-masing dan sudah selesai di salurkan sebelum pelaksanaan shalat idul fitri.

Seseorang mustahiq hanya boleh mendapatkan satu senif, untuk senif yang tidak ada maka bagian senif tersebut di gabungkan ke senif fakir miskin.

Keputusan tersebut ditetapkan di Suka Makmue pada tanggal 9 Maret 2026 untuk dijadikan pedoman, yang ditandatangani oleh perwakilan Kantor Kemenag Nagan Raya, Pimpinan MPU Nagan Raya, Dinas Syariat Islam Nagan Raya dan Baitul Mal Nagan Raya.

Setelah keputusan ini dikeluarkan, Taufiq mengimbau kepada masyarakat agar sudah dapat menunaikannya.

“Keputusan ini dikeluarkan untuk diketahui dan dipedomani oleh masyarakat Kabupaten Nagan Raya,” tutupnya. []

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Back to top button