DISTORI.ID – Ketua Ikatan Pelajar dan Mahasiswa Lamno (Ipemal), Musawir, meminta Bupati Aceh Jaya untuk mengambil alih pengelolaan Asrama Ikatan Pelajar Mahasiswa Aceh Jaya (Ipelmaja) di Banda Aceh yang saat ini masih dikelola oleh Yayasan Sulaimaniyah.
Permintaan tersebut disampaikan menyusul rendahnya minat mahasiswa Aceh Jaya untuk tinggal di asrama tersebut dalam beberapa tahun terakhir.
“Asrama-asrama kecamatan tidak lagi mampu menampung jumlah mahasiswa Aceh Jaya yang terus bertambah, apalagi kondisi asrama-asrama tersebut juga sangat memprihatinkan,” ujar Musawir, Kamis (24/4/2025).
Menurutnya, sistem pengelolaan yang tidak sesuai dengan kebutuhan mahasiswa menjadi salah satu penyebab utama minimnya peminat.
“Asrama seharusnya menjadi rumah kedua bagi mahasiswa Aceh Jaya yang menempuh pendidikan di Banda Aceh. Tapi kenyataannya, asrama tersebut dikelola oleh pihak ketiga, yakni Yayasan Sulaimaniyah,” kata Musawir.
“Saat ini hanya tiga mahasiswa Aceh Jaya yang tinggal di sana, selebihnya berasal dari luar Aceh Jaya. Ini sangat miris, mengingat banyak mahasiswa kita yang kesulitan mendapatkan tempat tinggal,” imbuhnya.
Musawir menegaskan, jika pengelolaan asrama dikembalikan kepada Pemerintah Kabupaten Aceh Jaya, maka fungsinya bisa lebih optimal untuk mendukung kebutuhan pelajar dan mahasiswa dari daerah tersebut.
“Ini aset penting. Kami berharap pemerintah daerah hadir dan mengambil peran langsung agar pemanfaatan asrama ini bisa maksimal,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan harapan agar keterlibatan langsung Pemkab Aceh Jaya dapat membangkitkan kembali semangat mahasiswa untuk menempati asrama yang memang diperuntukkan bagi mereka. []






