“Biasanya kalau sudah makan orang ngantuk dan salat tinggal, tapi bagi masyarakat kita salat nomor satu harus diutamakan,” ujarnya.
Ketua Kelompok Putroe Apam sekaligus pemenang dalam eksibisi itu, Zahratun Raihan mengatakan, dirinya sangat senang mengikuti kegiatan tersebut. Baginya hal itu merupakan salah satu cara mempromosikan makanan khas Pidie kepada generasi Aceh sekaligus merawat kuliner “keuneubah endatu Aceh” tersebut.
“Terima kasih kepada Pak Farid Nyak Umar yang telah menyelenggarakan kenduri dan eksibisi ini, karena hal ini dapat memotivasi diri kami sendiri agar terus merawat warisan endatu Aceh ini, terutama bagi generasi milenial,” pungkasnya. []






