DISTORI.ID – Perpisahan adalah bagian dari perjalanan hidup yang tidak bisa dihindari. Setiap orang pasti pernah mengalaminya, baik dalam hubungan asmara, persahabatan, maupun fase kehidupan lainnya. Band The Latifa mencoba menangkap momen universal tersebut melalui karya terbaru mereka berjudul “Kini Harus Selesai”.
Judul lagu ini dengan tegas mengisyaratkan sebuah keputusan besar: bahwa sebuah kisah, meski dahulu indah, kini tidak bisa lagi dilanjutkan. Ada ketegasan sekaligus kepasrahan yang tercermin, seolah hati tidak lagi punya pilihan selain mengakhiri.
Lagu ini menggambarkan betapa beratnya menghadapi kenyataan bahwa sesuatu yang sudah lama dijaga harus berakhir.
Perpisahan yang disampaikan lewat liriknya penuh dengan rasa sakit, kehilangan, dan kesepian. Namun justru dalam kesedihan itulah, lagu ini menemukan kekuatan emosinya. Pendengar akan dibawa larut dalam rasa pilu, seolah ikut merasakan perpisahan itu sendiri. Salah satu makna paling kuat dari lagu ini adalah ikhlas melepas. Tidak semua yang kita cintai bisa terus bersama. Ada kalanya, perpisahan adalah jalan terbaik, meski hati sulit menerimanya.
The Latifa menekankan bahwa dalam perpisahan, ada keindahan tersendiri: kita belajar arti pengorbanan, keikhlasan, dan bagaimana mencintai tanpa harus memiliki. Musik yang melankolis, lirik yang jujur, dan nuansa emosionalnya membuat pendengar merasa dekat.
Lagu ini seakan menjadi ruang untuk mencurahkan perasaan yang sulit diungkapkan dengan kata-kata.
Meski penuh kesedihan, “Kini Harus Selesai” tidak berhenti pada rasa kehilangan. Ada pesan tersembunyi tentang harapan: setiap akhir adalah awal dari sesuatu yang baru. Dengan mengikhlaskan, hati lebih siap menyambut lembaran baru.
Lagu ini menjadi karya yang menyentuh sisi terdalam manusia: rasa cinta, kehilangan, dan keberanian untuk melepaskan. []






