DISTORI.ID – Kebakaran kembali melanda kawasan Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR), Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB).
Api membakar sekitar 30 hektare kawasan konservasi tersebut sejak Jumat (7/8) sore.
Kepala Subbagian Tata Usaha TNGR Astekita Ardiaristo mengatakan kebakaran terjadi di area perbatasan antara kawasan TNGR dan lahan milik warga.
Menurut Astekita, laporan kebakaran diterima dari masyarakat sekitar pukul 16.48 WITA. Petugas kemudian menemukan sejumlah titik api di kawasan tersebut.
“Kami menerima laporan dari masyarakat sekitar pukul 16.48 WITA. Ada titik hotspot di batas kawasan, antara kawasan inti dan kebun masyarakat di wilayah Maletan, ke arah Bukit Tiga,” kata Astekita, Sabtu (8/8).
Tim gabungan langsung dikerahkan untuk melakukan pemadaman. Petugas menemukan sedikitnya tiga titik api yang masih aktif.
Pemadaman dilakukan menggunakan sejumlah peralatan, antara lain pompa air, racun api, dan parang.
Kondisi semak belukar yang cukup lebat menjadi salah satu kendala karena membuat api lebih cepat merambat.
Setelah berjibaku selama beberapa jam, api akhirnya berhasil dipadamkan pada Sabtu sekitar pukul 01.30 WITA.
Astekita memastikan tidak ada lagi titik api aktif di lokasi kebakaran. Meski demikian, petugas tetap melakukan penyisiran untuk memastikan tidak ada bara yang berpotensi memicu kebakaran kembali.
“Sebelum kembali, tim di lapangan sudah memastikan semua titik api sudah tidak ada. Pagi ini, tim akan ke lokasi untuk mopping up untuk memastikan api sudah betul-betul padam,” ujarnya.
Hingga kini, pihak TNGR belum dapat memastikan penyebab kebakaran yang menghanguskan sekitar 30 hektare kawasan tersebut.
“Untuk penyebabnya kami belum bisa memastikan, apakah karena aktivitas manusia atau faktor alam,” kata Astekita. []




