ISLAMKHAZANAHNEWS

AMMAR Kembali Berdayakan Anak Muda, Hidupkan Aktivitas Masjid Oman Pasca Ramadan

DISTORI.ID – Puluhan relawan muda terlibat dalam program buka puasa Senin–Kamis sebagai upaya menjaga semangat kebersamaan dan memakmurkan masjid setelah Ramadan

Remaja Masjid Oman Al-Makmur (AMMAR) kembali menunjukkan perannya dalam memberdayakan generasi muda melalui program Relawan Buka Puasa Senin–Kamis.

Program ini menjadi kelanjutan dari semangat Ramadhan, yang tidak berhenti pada momentum musiman, tetapi terus dihidupkan dalam aktivitas rutin masjid.

Pada Kamis lalu, para relawan AMMAR menjalani tugas perdana mereka dalam membantu pelaksanaan buka puasa sunnah di masjid.

Kegiatan ini melibatkan puluhan anak muda dengan latar belakang yang beragam, mulai dari mahasiswa hingga kalangan pekerja.

Menariknya, meskipun sebagian relawan merupakan alumni Relawan Ramadhan sebelumnya, mayoritas peserta justru merupakan wajah-wajah baru.

Dengan rentang usia sekitar 18 hingga 28 tahun, para relawan ini menjadi representasi semangat muda yang siap berkontribusi dalam menghidupkan aktivitas masjid.

Sebagai program yang digerakkan oleh remaja masjid, kegiatan ini tidak hanya berfokus pada aspek pelayanan, tetapi juga menjadi ruang pembinaan dan penguatan karakter.

Para relawan dilibatkan dalam berbagai peran, mulai dari persiapan konsumsi, pelayanan jama’ah saat berbuka, hingga menjaga kebersihan dan kenyamanan area masjid.

Ketua Program, Sazwa Malikha, yang juga merupakan Ketua Divisi Syiar, Humas, dan Multimedia AMMAR, menyampaikan bahwa program ini dirancang dengan pendekatan yang sederhana namun terarah.

“Kami berupaya membangun sistem kerja yang ringan tapi jelas, mulai dari pembagian tugas, pengaturan jadwal relawan, hingga koordinasi di lapangan. Karena ini kegiatan rutin, yang paling kami jaga adalah konsistensi dan kenyamanan, baik untuk relawan maupun jama’ah,” ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa kehadiran relawan baru menjadi bagian penting dalam proses pembinaan di lingkungan AMMAR.

“Banyak yang baru pertama kali terlibat, jadi ini sekaligus menjadi proses belajar bagaimana bekerja dalam tim, berkomunikasi, dan menumbuhkan rasa tanggung jawab. Di sinilah nilai pembinaannya,” tambahnya.

Sementara itu, Ust. Mardani, selaku Ketua AMMAR, melihat program ini sebagai langkah strategis dalam menghidupkan kembali fungsi masjid melalui peran aktif generasi muda.

“Masjid bukan hanya tempat ibadah, tetapi juga tempat tumbuhnya kepedulian dan kebersamaan. Ketika anak muda dilibatkan melalui wadah seperti AMMAR, mereka tidak hanya datang sebagai jama’ah, tapi ikut mengambil peran dalam memakmurkan masjid,” ungkapnya.

Menurutnya, keberlanjutan program pasca Ramadhan menjadi kunci dalam menjaga semangat yang telah dibangun.

“Yang ingin dijaga bukan sekadar kegiatannya, tetapi ruh kebersamaan dan kedekatan dengan masjid. Apa yang dilatih di Ramadhan, kita upayakan terus hidup setelahnya,” jelasnya.

Program ini menunjukkan bagaimana remaja masjid dapat menjadi motor penggerak dalam menghadirkan suasana masjid yang lebih hidup, inklusif, dan dekat dengan generasi muda.

Melalui langkah ini, AMMAR tidak hanya berperan sebagai pelaksana kegiatan, tetapi juga sebagai wadah pembinaan yang mendorong lahirnya generasi yang aktif, peduli, dan siap berkontribusi untuk umat. []

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Back to top button