DISTORI.ID – Kementerian Dalam Negeri mengirimkan 1.132 personel, termasuk praja IPDN dan ASN.
Mereka dikirim untuk mempercepat pemulihan Aceh Tamiang setelah dilanda banjir besar, fokus pada restorasi layanan publik.
Pada awal Januari 2026, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mengerahkan ribuan personel guna mendukung upaya pemulihan pasca-bencana di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh.
Sebanyak 1.132 aparatur sipil negara (ASN) dan praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) telah diberangkatkan untuk membantu mempercepat proses rehabilitasi.
Langkah strategis ini diambil menyusul banjir besar yang melanda wilayah tersebut pada November 2025 lalu, menyebabkan gangguan signifikan pada infrastruktur dan layanan publik.
Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian melepas rombongan pertama tim bantuan bencana ini di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, pada Sabtu, 3 Januari 2026.
Tito mengatakan, Tim yang diberangkatkan akan bertugas selama satu bulan penuh, hingga 3 Februari 2026, dengan fokus utama pada pembersihan dan pemulihan fasilitas pemerintahan.
“Misi ini diharapkan dapat segera mengembalikan fungsi tata kelola pemerintahan dan pelayanan masyarakat di Aceh Tamiang,”ujar Tito dikutip Minggu (4/1/2026).
Pengerahan personel ini kata Tito, merupakan respons cepat pemerintah pusat dalam mengatasi dampak bencana alam dan memastikan roda pemerintahan dapat berjalan kembali dengan optimal.
“Pemulihan fasilitas publik, terutama kantor pemerintahan, dianggap krusial sebagai indikator utama kembalinya ketertiban dan kemampuan mobilisasi sumber daya di daerah terdampak.
Upaya Kemendagri ini menunjukkan komitmen kuat dalam penanganan bencana dan dukungan terhadap daerah yang membutuhkan,”pungkasnya. []






