INTERNASIONALNEWS

Netanyahu Berpidato di PBB, Puluhan Negara Kompak Tinggalkan Ruang Sidang

DISTORI.ID – Puluhan delegasi negara meninggalkan ruang Sidang Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) ketika Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mulai menyampaikan pidatonya pada Kamis.

Aksi walkout tersebut dilakukan sebagai bentuk protes terhadap kebijakan Israel di Gaza serta operasi militernya di sejumlah wilayah di kawasan.

Berdasarkan rekaman sidang Majelis Umum PBB ke-81 yang ditinjau Anadolu, sejumlah besar delegasi keluar dari ruang persidangan hampir bersamaan setelah Netanyahu naik ke podium.

Sebagian negara memilih tetap menempatkan satu diplomat atau perwakilan junior untuk mengikuti jalannya pidato. Namun, ada pula delegasi yang memutuskan tidak hadir sama sekali.

Turki, Palestina, Tunisia, Suriah, Aljazair, Yaman, Mesir, Irak, Arab Saudi, Yordania, Iran, Qatar, Lebanon, Malaysia, Indonesia, dan Kuwait termasuk dalam daftar negara yang melakukan walkout.

Aksi serupa juga dilakukan oleh delegasi Spanyol, Brasil, Peru, Kuba, Nigeria, Ghana, Libya, Bangladesh, Afghanistan, Oman, Niger, Madagaskar, Botswana, Bahama, Antigua dan Barbuda, serta Cabo Verde. Sebagian meninggalkan ruangan, sementara lainnya tidak menghadiri pidato Netanyahu.

Walkout tersebut terjadi ketika kritik internasional terhadap kebijakan dan operasi militer Israel terus berlangsung.

Sorotan terutama tertuju pada situasi di Gaza, kebijakan Israel di Tepi Barat, serta serangan yang melibatkan Lebanon dan Suriah.

Pada September 2025, Komisi Penyelidikan Internasional Independen PBB menyatakan dalam temuannya bahwa Israel melakukan genosida terhadap warga Palestina di Gaza. Pemerintah Israel menolak kesimpulan tersebut.

Selain itu, Netanyahu menjadi subjek surat perintah penangkapan yang diterbitkan Mahkamah Pidana Internasional (ICC) pada 21 November 2024.

Surat tersebut berkaitan dengan dugaan kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan di Gaza.

Sejumlah Negara Tetap Hadir

Di tengah aksi walkout, sejumlah delegasi tetap berada di ruang Sidang Umum PBB selama Netanyahu menyampaikan pidatonya.

Amerika Serikat, Jerman, Argentina, Hungaria, Serbia, Ukraina, Ceko, dan Yunani termasuk negara yang tetap mengirimkan perwakilan di dalam ruang sidang.

Delegasi Inggris, Prancis, Irlandia, Belgia, dan Norwegia juga tetap berada di ruangan. Begitu pula dengan perwakilan Uni Eropa.

Sementara itu, China hanya menempatkan satu diplomat untuk mengikuti pidato Netanyahu. Negara tersebut sebelumnya berulang kali menyampaikan kritik terhadap tindakan Israel di Gaza dan Tepi Barat.

Uni Emirat Arab dan Bahrain juga mempertahankan perwakilan mereka di ruang sidang. Kedua negara tersebut telah menjalin hubungan diplomatik dengan Israel melalui Abraham Accords.

Sejumlah negara lain yang masih memiliki perwakilan di dalam ruangan antara lain Australia, Austria, Kanada, Portugal, Polandia, Denmark, Rumania, Slovakia, Estonia, Lituania, Luksemburg, Islandia, Azerbaijan, Kazakhstan, Meksiko, Kenya, dan El Salvador.

Aksi walkout tersebut membuat sejumlah besar kursi di ruang Sidang Umum PBB tampak kosong ketika Netanyahu tetap melanjutkan pidatonya. []

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Back to top button