DISTORI.ID – Perilisan single “PAIN” oleh duo elektronik DNA bersama PARKZ menjadi sorotan baru dalam industri musik elektronik Indonesia. Lagu ini dirilis melalui HALOS Records dan menghadirkan nuansa emosional sekaligus energetic dengan sentuhan elektronik modern.
DNA, yang beranggotakan Mister Aloy dan Jayjax, dikenal konsisten menghadirkan karya segar. Kolaborasi dengan PARKZ kali ini memperkuat karakter musikal mereka dengan nuansa lebih gelap dan immersive.
Mister Aloy menegaskan bahwa PAIN lahir dari kebutuhan untuk menghadirkan musik yang lebih dekat dengan pendengar.
“Kami ingin ‘PAIN’ menjadi pengalaman yang bukan hanya bisa didengar, tapi juga dirasakan. Lagu ini adalah cara kami menyalurkan sisi emosional yang selama ini jarang kami tampilkan,” ujarnya.
Jayjax menambahkan bahwa PARKZ membawa energi berbeda dalam produksi musik DNA. “PARKZ berhasil membawa energi yang membuat ‘PAIN’ terasa lebih immersive. Kami ingin pendengar bisa masuk ke dalam atmosfer lagu ini dan merasakan intensitasnya,” kata dia.
DNA sebelumnya telah sukses berkolaborasi dengan sejumlah nama seperti Indahkus dan Qory Gore. Kini, mereka semakin memperluas cakrawala musikal dengan menghadirkan unsur cross-genre dan cross-culture.
Perilisan single “PAIN” memantik spekulasi di kalangan penggemar mengenai album baru yang kabarnya tengah dipersiapkan dan direncanakan rilis pada pertengahan tahun ini.
Meski belum ada konfirmasi apakah single “PAIN” akan masuk dalam album tersebut, antusiasme audiens semakin meningkat. Lagu ini dianggap sebagai salah satu karya paling emosional dari DNA, sekaligus bukti bahwa mereka mampu menghadirkan musik yang relatable bagi pendengar lama maupun audiens baru.
Saat ini, single “PAIN” sudah tersedia di seluruh digital streaming platform, siap menemani pendengar yang mencari musik elektronik dengan nuansa emosional dan intensitas berbeda. []






