DISTORI.ID – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Aceh Barat kembali melakukan peningkatan ruas jalan penghubung antara Desa Pulo Tengoh, Jambak dengan desa Sikundo di Kecamatan Pante Ceureumen.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas PUPR Aceh Barat, Fadly Octora melalui Kabid Jalan dan Jembatan Beni Hardi mengatakan bahwa, peningkatan ruas jalan di wilayah pedalaman merupakan prioritas dari Bupati dan Wakil Bupati.
“Pemkab Aceh Barat sangat memahami aspirasi warga Sikundo dan sekitarnya, namun, karena keterbatasan anggaran daerah. Peningkatan jalan ini terpaksa kami lakukan secara bertahap, setiap tahunnya kita alokasikan anggaran agar pengaspalan terus menyambung,” kata Beni, Kamis (30/4/2026).
Beni menjelaskan, peningkatan ruas jalan Pulo Tengoh, Jambak dan Desa Sikundo sudah mulai dilakukan sejak tahun 2024 dengan panjang jalan yang diaspal 300 meter dan penimbunan jalan di titik – titik kritis sepanjang satu kilometer.
“Kemudian pada tahun 2025 kembali dilakukan pengaspalan jalan sepanjang 500 meter dengan pagu anggaran sebesar Rp1 miliar. Dan pada tahun 2026 ini peningkatan jalan dilanjutkan sepanjang 200 meter dengan lebar 4 meter dan bahu jalan 1 meter,” katanya.
Untuk pekerjaan peningkatan ruas jalan Pulo Tengoh, Jambak dan Sikundo tahun ini dilakukan oleh CV Surya Belantara Indo niaga dengan pagi anggaran sebesar Rp 471.250.000 yang bersumber dari Dana Otonomi Khusus Aceh (Doka) tahun 2026.
“Progres fisik di lapangan saat ini telah telah mencapai 10 persen, saat ini rekanan sedang melakukan Penyiapan Badan Jalan (PBJ) serta penghamparan kerikil. Kami pastikan dalam waktu dekat setelah dasar jalan mantap, proses pengaspalan akan langsung dimulai,” ujar Beni.
Ruas jalan Pulo Tengoh, Jambak dan Sikundo memiliki medan yang cukup berat, saat musim hujan tiba jalan yang masih berkonstruksi tanah dan berluang akan tergenangi air dan lumpur sehingga menghambat aktivitas lalu lintas masyarakat.
“Dengan kembali dilanjutkan peningkatan ruas jalan di wilayah pedalaman Kecamatan Pante Ceureumen ini diharapkan mampu mendongkrak kesejahteraan petani, akses juga akan menjadi lebih mulus, biaya angkut hasil bumi seperti sawit, karet diharapkan dapat ditekan secara signifikan,” ujarnya.
Beni juga meminta agar masyarakat setempat dapat bersabar karena Pemkab Aceh Barat akan terus melakukan peningkatan jalan secara bertahap setiap tahunnya mengingat kondisi anggaran yang terbatas. []






