NEWS

BPMA dan Conrad Percepat Eksplorasi Migas di Aceh, Libatkan Unsyiah dan Targetkan Survei 3D

DISTORI.ID – Badan Pengelola Migas Aceh BPMA bersama Conrad Energy Asia Ltd terus menunjukkan komitmennya dalam mengembangkan potensi minyak dan gas bumi di wilayah Aceh.

Dalam paparan terbaru, perseroan memaparkan berbagai upaya strategis yang telah dilakukan, termasuk pelaksanaan studi eksplorasi geologi dan geofisika (G&G) secara komprehensif.

Salah satu studi bahkan melibatkan perguruan tinggi lokal, yakni Universitas Syiah Kuala (Unsyiah), sebagai bentuk sinergi dengan akademisi dan penguatan kapasitas riset daerah.

Ke depan, Conrad berencana melanjutkan tahapan eksplorasi berikutnya, antara lain melalui survei seismik 3D serta pengeboran sumur eksplorasi.

Namun, dalam pelaksanaannya, perseroan mengakui terdapat sejumlah kendala teknis dan nonteknis.

CEO Conrad Asia Energy Ltd, Miltos Xynogalas, menyampaikan bahwa saat ini persiapan survei seismik 3D terus diupayakan sebagai bagian dari komitmen eksplorasi.

”Persiapan untuk kegiatan pengeboran yang akan datang di OSWA, termasuk desain sumur dan perencanaan teknis, saat ini sedang berlangsung. Kemudian, perusahaan berencana melanjutkan ke tahap persetujuan Rencana Pengembangan (Plan of Development/POD) sebagai fase utama berikutnya,” ujarnya

Ia melanjutkan “namun demikian, terdapat beberapa kendala yang dihadapi dalam pelaksanaannya. Sehubungan dengan hal tersebut,

Conrad menyampaikan permohonan maaf atas keterlambatan pelaksanaan survei seismik 3D dan mengharapkan dukungan dari BPMA selaku regulator agar kegiatan tersebut dapat segera direalisasikan,” ujarnya.

Selain kegiatan eksplorasi, Conrad juga memaparkan berbagai inisiatif untuk mempercepat monetisasi gas pasca-eksplorasi, di antaranya melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dengan sejumlah calon pembeli potensial.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA), Nasri, menyatakan dukungan penuh terhadap seluruh upaya eksplorasi maupun eksploitasi yang dilakukan oleh Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) di wilayah Aceh, termasuk Conrad.

“Terkait pelaksanaan survei seismik, BPMA berharap agar Conrad dapat segera menyelesaikan proses pengadaan (procurement) dan merealisasikan pelaksanaan survei tersebut pada tahun berjalan,” tegas Nasri.

Lebih lanjut, BPMA menyatakan kesiapan untuk memberikan dukungan penuh serta melakukan koordinasi dan kerja sama yang diperlukan guna mempercepat pelaksanaan seluruh kegiatan eksplorasi dan eksploitasi dimaksud. []

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Back to top button