DAERAHNEWS

Jembatan Panton Makmur–Alue Batee Rusak Parah, PUPR Aceh Barat Turun Tangan

DISTORI.ID – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Aceh Barat mensurvei kondisi jembatan penghubung antara Desa Panton Makmur dengan Desa Alue Batee di Kecamatan Arongan Lambalek, Aceh Barat.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas PUPR Aceh Barat, Fadly Octora melalui Kepala Bidang (Kabid) Jalan dan Jembatan, Beni Hardi mengatakan, sebelumnya mereka telah menerima informasi dari masyarakat terkait kondisi jembatan penghubung antar desa di Kecamatan Arongan Lambalek tersebut.

“Keberadaan jembatan penghubung antara Desa Panton Makmur dengan Desa Alue Batee tersebut diketahui setelah adanya informasi dari warga setempat, kemudian kita langsung mengerahkan tim survei untuk melakukan peninjauan ke lapangan,” kata Beni, Rabu (8/4/2026).

Setelah di survey oleh Tim PUPR kata Beni, ternyata benar kondisi jembatan penghubung antar desa di Kecamatan Arongan Lambalek tersebut sangat memprihatinkan dan membahayakan masyarakat karena bagian lantainya sudah rusak parah dan banyak yang patah.

“Survei lapangan hari ini bertujuan untuk memastikan tingkat kerusakannya secara langsung dan sekaligus menentukan langkah penanganan cepat oleh instansi teknis, karena jembatan itu merupakan akses dan jalur perekonomian masyarakat setempat,” katanya.

Beny memastikan dalam waktu dekat pihaknya akan melakukan perbaikan terhadap jembatan penghubung antara Desa Panton Makmur dengan Desa Alue Batee di Kecamatan Arongan Lambalek tersebut.

“Insyaallah dalam waktu dekat tim PUPR akan segera melakukan penanganan rehabilitasi, mengingat jembatan tersebut merupakan jalur vital bagi aktivitas khususnya para petani disana,” ujar Beni.

Setelah nantinya selesai dilakukan perbaikan kata Beni, pihaknya akan terus melakukan pemantauan berkala terhadap kondisi jembatan tersebut agar tidak cepat rusak, dia juga mengajak masyarakat untuk tidak ragu melaporkan jika ada kerusakan serupa di wilayah lain agar bisa ditangani secepat mungkin.

“Kami terbuka terhadap masukan dan laporan masyarakat, kolaborasi ini sangat penting untuk memastikan infrastruktur di Kabupaten Aceh Barat tetap dalam kondisi baik dan aman digunakan,” katanya.

Selain itu kata Beni, dengan adanya perbaikan terhadap jembatan tersebut maka akses masyarakat dapat kembali lancar dan risiko kecelakaan dapat dicegah. Penanganan yang sigap tersebut menjadi bukti nyata bahwa kehadiran pemerintah daerah tidak hanya soal pembangunan, tetapi juga tentang responsivitas terhadap kebutuhan dasar masyarakat. []

Laporan: Saputra

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Back to top button