DISTORI.ID – Sebuah video asusila yang memperlihatkan sepasang pria dan wanita berbuat tak senonoh di dalam pos polisi viral di media sosial dan memicu kegelisahan publik.
Rekaman tersebut diketahui diambil di Pos Polisi Simpang Empat yang berada di wilayah Kelurahan Sembung, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur.
Video itu menyebar luas setelah diunggah melalui akun TikTok dan dengan cepat menuai reaksi keras warganet.
Dalam video terlihat seorang pria bertopi berdekatan dengan seseorang yang terlihat terbaring di bawahnya dengan gerakan yang sangat mencurigakan.
Sang perekam video berada dalam posisi yang agak jauh dari pos polisi dan merekam video tersebut dengan memperbesar jangkauan kamera smartphonenya.
Lokasi kejadian menjadi sorotan karena pos tersebut merupakan fasilitas publik yang masih aktif digunakan untuk pengaturan lalu lintas, terutama pada jam-jam sibuk di pagi hari.
Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Tulungagung pun bergerak cepat menindaklanjuti viralnya video tersebut.
Petugas kini memburu identitas pasangan pria dan wanita yang terekam jelas dalam aksi melanggar norma kesusilaan itu.
Dari informasi yang berkembang, pria dalam video tersebut diduga berusia lanjut, sementara perempuan yang bersamanya tampak lebih muda.
Kasat Lantas Polres Tulungagung, AKP Taufik Nabila, membenarkan adanya video tersebut dan menyatakan pihaknya telah melakukan pengecekan langsung ke lokasi kejadian.
Ia menjelaskan bahwa Pos Polisi Simpang Empat memang masih difungsikan, namun tidak dijaga selama 24 jam penuh oleh personel kepolisian.
“Pos tersebut aktif digunakan, terutama saat pengaturan lalu lintas pagi hari. Namun di luar jam itu, tidak selalu ada petugas yang berjaga,” ujar AKP Taufik.
Ia menambahkan, kondisi fisik pos yang terbuka tanpa pintu pengunci membuat siapa pun dapat dengan mudah masuk ketika tidak ada petugas.
Situasi inilah yang diduga dimanfaatkan oleh pasangan tersebut untuk melakukan perbuatan tidak pantas di ruang publik.
Dalam proses pemeriksaan Tempat Kejadian Perkara (TKP), petugas tidak menemukan barang bukti mencurigakan yang berkaitan langsung dengan aktivitas dalam video, termasuk alat kontrasepsi.
Meski demikian, penyelidikan tetap dilakukan untuk mengungkap identitas pelaku dan motif di balik tindakan tersebut.
Sebagai langkah lanjutan, Satlantas Polres Tulungagung telah menerapkan pengamanan tambahan di sejumlah pos polisi guna mencegah kejadian serupa terulang.
Insiden ini menjadi pengingat pentingnya pengawasan fasilitas publik agar tidak disalahgunakan dan tetap berfungsi sebagaimana mestinya. []




