DISTORI.ID – Tiga remaja berinisial AM (15), RA (17), dan MF (15) ditangkap polisi pada Kamis (14/11/2024). Ketiganya merupakan pelaku pelemparan terhadap sejumlah kendaraan umum dan angkutan barang di wilayah Aceh Utara.
Kasat Reskrim Polres Aceh Utara AKP Novrizaldi mengatakan, para pelaku merupakan warga Kecamatan Tanah Jambo Aye, Aceh Utara. Mereka tertangkap setelah seorang sopir truk Fuso melaporkan insiden pelemparan yang dialaminya ke Polsek Baktiya.
“Kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 03.00 WIB, saat truk tersebut melintas di Jalan Banda Aceh-Medan, tepatnya di kawasan Gampong Alue Bilie Rayeuk, Kecamatan Baktiya, Aceh Utara,” kata AKP Novrizaldi, Kamis (14/11/2024).
Berdasarkan keterangan korban, truknya dilempari plastik berisi air yang mengakibatkan kaca depan truk pecah. Akibatnya, serpihan kaca melukai pengemudi truk tersebut.
Pihak kepolisian, kata AKP Novrizaldi, segera merespons laporan tersebut dengan melakukan penyelidikan dan pengejaran, hingga akhirnya berhasil menangkap ketiga pelaku.
“Bersama para pelaku turut kita amankan satu unit sepeda motor Honda PCX yang digunakan sebagai alat transportasi dalam menjalankan aksinya,” sebutnya.
Berdasarkan hasil pemeriksaan, diketahui bahwa ketiga remaja ini telah melakukan aksinya sejak 7 November 2024. Hingga kini, sudah puluhan kendaraan yang menjadi sasaran pelemparan plastik berisi air oleh mereka.
Dalam keterangannya, para pelaku mengaku aksi tersebut dilatarbelakangi rasa sakit hati akibat hampir diserempet oleh mobil penumpang Hiace di jalan. Perasaan dendam tersebut kemudian membuat mereka melampiaskan kekesalan dengan melakukan tindakan berbahaya ini kepada kendaraan yang lewat.
“Tindakan ini bukan hanya merugikan, tetapi juga membahayakan nyawa orang lain. Aksi pelemparan pada kaca depan mobil, apalagi pada kecepatan tinggi, bisa menyebabkan kecelakaan yang fatal,” ungkapnya.
Pihaknya juga mengimbau masyarakat agar segera melapor ke kantor polisi terdekat jika mengalami kejadian serupa. Laporan dari masyarakat, kata Novrizaldi, sangat membantu kepolisian dalam menindaklanjuti kasus seperti ini agar situasi keamanan di jalan tetap terjaga.
Selain itu, AKP Novrizaldi juga mengharapkan kepada orang tua agar lebih mengawasi aktivitas anak-anak mereka untuk mencegah keterlibatan dalam tindakan kriminal.
“Kami berharap agar orang tua memberikan pengawasan dan arahan yang lebih ketat kepada anak-anak, terutama dalam pergaulan sehari-hari. Tindakan yang dilakukan oleh ketiga remaja ini berpotensi mencoreng masa depan mereka sendiri,” tambahnya.
Saat ini, ketiga pelaku masih ditahan di Polres Aceh Utara untuk proses penyelidikan lebih lanjut. []






