DISTORI.ID – Mantan Wali Kota Makassar Ilham Arief Sirajuddin bersilaturahmi ke kampung Nipa-Nipa, Kecamatan Manggala, Kota Makassar, Selasa 17 September 2024 malam.
Pria yang akrab disapa Aco itu merupakan ketua tim pemenangan pasangan Munafri Arifuddin – Aliyah Mustika (MULIA) di Pilwalkot Makassar.
Dalam silaturahmi itu, Aco mengaku tidak asing dengan warga kampung Nipa-nipa, karena dia sudah lama mengenal tokoh masyarakatnya.
Saat berdialog dengan tokoh masyarakat dan pemuda di wilayah tersebut, Aco sempat menyinggung iuran sampah yang dibebankan ke masyarakat di pemerintahan Danny Pomanto.
“Dulu saat saya jadi wali kota tidak ada itu yang namanya iuran sampah, tapi di pemerintahan sekarang malah dibebankan Rp 25 ribu tiap keluarga,”ujar Aco.
Padahal kata dia, banyak masyarakat golongan menengah ke bawah yang tidak mampu membayar retribusi sampah itu.
“Makanya nanti ketika MULIA terpilih, sampah akan digratiskan kembali. Banyak pos-pos dana yang bisa digunakan untuk menutupi iuran sampah tersebut,”tegas Aco.
Selain sampah, tunggakan BPJS Kesehatan bagi yang kurang mampu juga akan dituntaskan oleh pasangan MULIA.
Kata dia, bukan menggratiskan seluruhnya, namun tunggakan bagi yang kurang mampu itu akan ditutupi pemerintah, agar yang sakit bisa berobat tanpa menunggu tunggakan iuran dibayar.
“Biasanya kan kalau nunggak, kita tidak bisa berobat. Bahkan jika tunggakan dibayarkan, itu masa aktif tunggu beberapa hari baru bisa aktif itu BPJSnya, makanya nanti MULIA akan selesaikan itu semua,”janjinya.
Sementara terkait TPA Antang yang tidak bisa diselesaikan oleh pemerintahan Danny, Aco berjanji ketika MULIA terpilih masalah TPA Antang itu akan diselesaikan.
“Dulu di masa kepemimpinan saya, sebenarnya masalah TPA Antang itu hampir tuntas, namun karena masalah lahan sehingga berlarut-larut tidak diselesaikan,”jelasnya.
Menurutnya TPA Antang itu sudah saatnya direlokasi ke tempat yang lebih jauh dari pemukiman penduduk agar tidak menganggu.
Nantinya kata Aco, MULIA akan mengubah sampah menjadi pembangkit listrik, karena menurut Aco di Bali sudah diterapkan seperti itu.
“Ada teknologi yang mengubah sampah menjadi listrik, nanti itu akan diselesaikan pasangan MULIA,”jelas Aco.






